kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.580.000   6.000   0,23%
  • USD/IDR 17.928   15,00   0,08%
  • IDX 6.119   81,97   1,36%
  • KOMPAS100 788   11,28   1,45%
  • LQ45 603   7,78   1,31%
  • ISSI 213   2,98   1,42%
  • IDX30 336   5,02   1,52%
  • IDXHIDIV20 429   6,53   1,54%
  • IDX80 90   1,23   1,39%
  • IDXV30 116   1,54   1,34%
  • IDXQ30 110   1,55   1,44%

Penjualan Mobil Listrik Eropa Cetak Rekor, Naik 45% hingga Agustus 2026


Senin, 05 Oktober 2026 / 18:11 WIB
Penjualan Mobil Listrik Eropa Cetak Rekor, Naik 45% hingga Agustus 2026
ILUSTRASI. Penjualan kendaraan listrik (electric vehicle/EV) di Eropa terus menunjukkan pertumbuhan signifikan sepanjang 2026 (Shutterstock/Lifepal)


Sumber: Reuters | Editor: Handoyo

KONTAN.CO.ID - BERLIN. Penjualan kendaraan listrik (electric vehicle/EV) di Eropa terus menunjukkan pertumbuhan signifikan sepanjang 2026. Ketersediaan model yang semakin beragam dan harga yang lebih terjangkau menjadi salah satu pendorong utama peningkatan adopsi mobil listrik di kawasan tersebut.

Berdasarkan laporan kemajuan kendaraan listrik yang diterbitkan kelompok advokasi lingkungan berbasis Brussel, Transport & Environment (T&E), penjualan EV di Uni Eropa (UE) mencapai rekor pada periode Januari hingga Agustus 2026.

T&E mencatat sebanyak 1,64 juta kendaraan listrik terjual di seluruh Uni Eropa dalam delapan bulan pertama 2026. Angka tersebut melonjak 45% secara tahunan (year-on-year/yoy).

Pangsa kendaraan listrik terhadap total pasar otomotif Eropa juga terus meningkat. Pada Januari-Agustus 2026, EV menyumbang sekitar 22% dari pasar, naik enam poin persentase dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

T&E menyebut 2026 sebagai "tahun yang sangat penting bagi ketersediaan kendaraan listrik". Hal tersebut tercermin dari jumlah pilihan model EV yang meningkat sekitar 50% hanya dalam satu tahun.

Baca Juga: Harga Minyak Stabil Seiring Naiknya Ekspor Timur Tengah & Rencana G7 Melepas Cadangan

Pertambahan pilihan model tersebut terjadi ketika produsen otomotif memperluas jajaran kendaraan listrik mereka untuk memenuhi target emisi Uni Eropa.

Model EV semakin terjangkau

Sejumlah produsen otomotif Eropa mulai meluncurkan kendaraan listrik dengan harga yang lebih terjangkau. Salah satunya adalah Volkswagen yang memperluas portofolio EV melalui sejumlah model baru, termasuk Polo versi listrik penuh.

Langkah tersebut turut membantu Volkswagen Group memperkecil kesenjangan kepatuhan terhadap target emisi Uni Eropa dan menghindari potensi denda.

Perkembangan ini menunjukkan bahwa strategi produsen otomotif tidak hanya berfokus pada peningkatan teknologi kendaraan listrik, tetapi juga memperluas akses konsumen terhadap model dengan harga yang lebih kompetitif.

Produsen Eropa masih dominan

Laporan T&E juga menunjukkan bahwa produsen otomotif Eropa masih mendominasi pilihan kendaraan listrik yang tersedia di pasar.

Produsen Eropa menguasai hampir 60% dari model EV yang tersedia. Pada semester pertama 2026, produsen Eropa menambahkan 16 model kendaraan listrik baru.

Sementara itu, produsen otomotif China menguasai sekitar 21% pangsa model EV yang tersedia di pasar Eropa. Produsen China juga menambah 11 model baru pada periode yang sama.

Meningkatnya jumlah model dari berbagai produsen membuat konsumen Eropa memiliki lebih banyak pilihan kendaraan listrik, baik dari sisi harga maupun jenis kendaraan.

Baca Juga: Indeks Nikkei Ditutup Menguat ke Posisi Tertinggi dalam 3 Bulan, Saham AI Perkasa

Harga BBM ikut mendorong minat terhadap EV

Selain semakin banyaknya pilihan kendaraan listrik, kenaikan harga bahan bakar juga berpotensi mendorong konsumen Eropa untuk beralih dari kendaraan bermesin pembakaran internal ke EV.

Menurut studi tersebut, konflik di Timur Tengah turut meningkatkan harga bahan bakar yang harus ditanggung pengguna kendaraan bermesin konvensional.

Harga diesel tercatat mengalami kenaikan paling besar, yakni sekitar 38% sejak perang Iran dimulai. Dengan tangki berkapasitas 50 liter, biaya pengisian bahan bakar kini disebut sekitar 30 euro atau setara US$34 lebih mahal dibandingkan sebelumnya.

Kondisi tersebut semakin memperkuat daya tarik kendaraan listrik dari sisi biaya operasional, terutama ketika harga kendaraan EV semakin kompetitif dan pilihan model di pasar terus bertambah.

Dengan penjualan yang telah mencapai 1,64 juta unit hingga Agustus 2026, pasar kendaraan listrik Eropa menunjukkan bahwa adopsi EV semakin memasuki tahap yang lebih luas.

Pertumbuhan tersebut juga menjadi sinyal bahwa produsen otomotif perlu mempercepat penyediaan model listrik yang terjangkau untuk memenuhi target emisi sekaligus mempertahankan daya saing di pasar Eropa.




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×