Sumber: Reuters | Editor: Handoyo
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Huawei Technologies mencapai kesepakatan lisensi paten dengan Qualcomm yang mencakup sejumlah teknologi strategis, mulai dari kecerdasan buatan (AI), 5G, komputasi hingga jaringan.
Kesepakatan multi-tahun tersebut menjadi kerja sama penting bagi kedua perusahaan, terutama karena untuk pertama kalinya perjanjian lisensi paten antara Huawei dan Qualcomm mencakup teknologi 5G.
Huawei dalam pernyataannya pada Senin (5/10) mengatakan kesepakatan tersebut juga mencakup pembelian sejumlah paten milik Huawei di Amerika Serikat oleh Qualcomm.
Paten-paten tersebut berkaitan dengan teknologi komputasi, kecerdasan buatan, dan jaringan.
"Perjanjian ini merupakan perjanjian lisensi paten pertama Huawei dengan Qualcomm yang mencakup teknologi 5G," kata Huawei dalam pernyataannya.
Baca Juga: Honda Gandeng Tata Technologies Pangkas Biaya Pengembangan Mobil di India
Huawei memperkirakan kesepakatan dengan Qualcomm akan mendorong total nilai perjanjian lisensi patennya menjadi lebih dari US$ 6,9 miliar setelah seluruh proses penyelesaian rampung.
Perusahaan teknologi asal China tersebut mengatakan bisnis lisensi kekayaan intelektualnya telah menghasilkan pendapatan positif sejak 2021. Kinerja tersebut mencerminkan investasi besar Huawei dalam penelitian dan pengembangan (R&D) selama bertahun-tahun.
Huawei diketahui meningkatkan belanja R&D dalam beberapa tahun terakhir. Langkah tersebut dilakukan di tengah pembatasan perdagangan Amerika Serikat yang sejak 2019 membatasi kemampuan Huawei untuk memperoleh chip canggih dan perangkat lunak penting.
Pembatasan tersebut mendorong Huawei memperkuat pengembangan teknologi dan kekayaan intelektualnya sendiri.
Baca Juga: PM Spanyol Pedro Sanchez Akan Umumkan Keputusan Penting di Tengah Spekulasi Pemilu
Huawei mencatat pembayaran lisensi pertamanya kepada Qualcomm pada 2001. Sementara itu, perusahaan pertama kali menerima pendapatan dari lisensi paten pada 2011 melalui kerja sama dengan Motorola.
Kesepakatan dengan Qualcomm ini melanjutkan serangkaian kerja sama lisensi paten yang dilakukan Huawei dengan perusahaan teknologi global.
Sebelumnya, pada Agustus 2026, Huawei mengumumkan kesepakatan lisensi dengan HP Inc. Perjanjian tersebut menjadi bagian dari upaya Huawei untuk mengembangkan bisnis kekayaan intelektualnya di tengah persaingan teknologi global yang semakin ketat.














