kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.610.000   7.000   0,27%
  • USD/IDR 17.998   -34,00   -0,19%
  • IDX 6.227   -8,75   -0,14%
  • KOMPAS100 817   0,47   0,06%
  • LQ45 622   0,38   0,06%
  • ISSI 215   -0,03   -0,01%
  • IDX30 349   -0,80   -0,23%
  • IDXHIDIV20 428   -1,94   -0,45%
  • IDX80 93   0,10   0,11%
  • IDXV30 118   -0,11   -0,09%
  • IDXQ30 111   -0,41   -0,37%

Pertumbuhan Manufaktur China Melambat ke Level Terendah 4 Bulan pada Juli


Senin, 03 Agustus 2026 / 09:15 WIB
Pertumbuhan Manufaktur China Melambat ke Level Terendah 4 Bulan pada Juli
ILUSTRASI. Sektor manufaktur China berekspansi pada laju paling lambat dalam empat bulan pada Juli (AFP/CN-STR)


Sumber: Reuters | Editor: Herlina Kartika Dewi

KONTAN.CO.ID - BEIJING. Sektor manufaktur China berekspansi pada laju paling lambat dalam empat bulan pada Juli, karena output dan pesanan baru meningkat lebih lambat, sementara pesanan ekspor kembali tumbuh setelah kontraksi. 

Mengutip Reuters, Senin (3/8/2026), menurut survei sektor swasta menunjukkan Indeks Manajer Pembelian Manufaktur Umum (PMI) RatingDog China, yang disusun oleh S&P Global, turun menjadi 50,9 pada Juli dari 51,7 pada Juni, meleset dari perkiraan analis sebesar 51,5. 

Angka 50 memisahkan pertumbuhan dari kontraksi.

Sebuah survei resmi yang dirilis pada hari Jumat menunjukkan aktivitas pabrik China secara tak terduga mengalami kontraksi pada Juli, memperkuat kekhawatiran atas perlambatan pertumbuhan, permintaan domestik yang lemah, dan biaya produksi yang tinggi.

Baca Juga: PMI Manufaktur Korea Selatan Makin Ekspansif, Naik Mencapai Level 53,1 di Juli 2026

Para pemimpin China dalam pertemuan pada akhir Juli berjanji untuk mendukung perekonomian yang melambat dengan mempercepat pengeluaran fiskal untuk proyek-proyek infrastruktur yang telah dianggarkan di sisa tahun ini, daripada merencanakan langkah-langkah stimulus baru yang besar.

Data resmi menunjukkan pertumbuhan ekonomi kuartal kedua berada pada laju paling lambat dalam lebih dari tiga tahun, yaitu 4,3%, meleset dari batas bawah target setahun penuh sebesar 4,5% hingga 5,0%.

Survei swasta menunjukkan pertumbuhan pesanan baru melambat ke laju terlemah sejak Januari. 

Pesanan ekspor baru kembali tumbuh setelah mengalami kontraksi pada Mei dan Juni, meskipun peningkatannya hanya sedikit.

Para produsen menambah staf untuk bulan kedua berturut-turut, dengan laju penciptaan lapangan kerja tercepat sejak Agustus 2023.

Baca Juga: Jepang Mengkonfirmasi Intervensi Yen Bersama AS, Beri Sinyal Tindakan Lebih Lanjut

Stok pembelian meningkat untuk bulan kedelapan berturut-turut, periode terpanjang sejak 2006-2007, mendorong perusahaan untuk mengurangi aktivitas pembelian untuk pertama kalinya sejak November 2025.

Tunggakan pekerjaan meningkat untuk bulan keenam berturut-turut, meskipun dengan laju paling lambat dalam periode tersebut.

Tekanan harga semakin mereda. Inflasi harga input melambat ke level terendah dalam enam bulan, sementara harga output secara umum tetap stabil karena perusahaan menahan diri untuk tidak menaikkan biaya.

Perusahaan tetap optimis tentang output selama 12 bulan ke depan, menurut survei tersebut.




TERBARU

[X]
×