kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.610.000   7.000   0,27%
  • USD/IDR 18.008   -24,00   -0,13%
  • IDX 6.225   -10,76   -0,17%
  • KOMPAS100 817   0,88   0,11%
  • LQ45 622   0,86   0,14%
  • ISSI 215   0,28   0,13%
  • IDX30 349   -0,63   -0,18%
  • IDXHIDIV20 429   -1,43   -0,33%
  • IDX80 93   0,16   0,17%
  • IDXV30 118   0,45   0,38%
  • IDXQ30 111   -0,29   -0,26%

Indeks Manufaktur ASEAN Mencetak Level Tertinggi dalam Lima Bulan Terakhir


Senin, 03 Agustus 2026 / 09:30 WIB
Indeks Manufaktur ASEAN Mencetak Level Tertinggi dalam Lima Bulan Terakhir
ILUSTRASI. PMI manufaktur ASEAN dari S&P Global naik menjadi 52,8 pada Juli. (REUTERS/Noel Celis)


Reporter: Harris Hadinata | Editor: Harris Hadinata

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Industri manufaktur di kawasan ASEAN mengalami percepatan di awal kuartal III-2026. Ini terlihat dari purchasing manager’s index (PMI) sektor manufaktur ASEAN, yang dirilis Senin (3/8/2027).

Setelah turun ke level terendah dalam 11 bulan, yaitu 50,5 pada Juni, PMI manufaktur ASEAN dari S&P Global naik menjadi 52,8 pada Juli. Angka terbaru tersebut menunjukkan perbaikan solid pada kondisi sektor manufaktur ASEAN.

Sektor manufaktur ASEAN juga mencetak tingkat perbaikan yang tinggi secara historis dan terkuat dalam lima bulan terakhir. Data di tingkat negara menunjukkan bahwa hampir semua dari tujuh negara yang dipantau, kecuali Myanmar, mengalami perbaikan kondisi operasional setelah triwulan kedua yang relatif lemah.

“Kinerja kini telah kembali ke tingkat yang setara dengan yang terlihat pada awal tahun, meskipun masih di bawah rekor yang tercatat pada bulan Februari,” papar Maryam Baluch, Ekonom S&P Global Market Intelligence, dalam keterangan resmi, Senin (3/8/2026).

Baca Juga: Pertumbuhan Manufaktur China Melambat ke Level Terendah 4 Bulan pada Juli

Pesanan baru dan produksi tercatat meningkat lebih cepat dibandingkan pertumbuhan yang relatif moderat pada bulan sebelumnya. Bahkan pertumbuhan mencapai laju tertinggi sejak konflik di Timur Tengah dimulai pada Februari lalu.

Tingkat keyakinan bisnis juga menguat. Perusahaan manufaktur sangat optimistis tentang pertumbuhan produksi sejak bulan April 2023. “Selain itu, tekanan harga kembali mereda sehingga mengurangi hambatan terhadap sektor manufaktur di kawasan,” imbuh Baluch.

Kenaikan pesanan baru yang signifikan dan semakin cepat menjadi pendorong utama perbaikan kondisi operasional pada bulan Juli, dengan laju pertumbuhan mencapai yang tertinggi sejak bulan Februari. Produksi juga meningkat solid, dengan laju pertumbuhan tercepat dalam lima bulan terakhir.

Menanggapi kondisi tersebut, perusahaan manufaktur meningkatkan aktivitas pembelian lebih kuat pada Juli. Meskipun waktu pengiriman dari pemasok masih memanjang pada tingkat yang moderat, produsen tetap mampu menambah stok pembelian untuk pertama kalinya dalam empat bulan.

Baca Juga: PMI Manufaktur Korea Selatan Makin Ekspansif, Naik Mencapai Level 53,1 di Juli 2026

Jumlah tenaga kerja juga meningkat untuk pertama kalinya sejak bulan Maret, meskipun belum cukup untuk memenuhi kebutuhan produksi. Akibatnya, penumpukan pekerjaan meningkat secara solid dengan laju tercepat sejak Oktober tahun lalu.

Tekanan harga kembali mereda setelah melonjak pada bulan April. Namun demikian, beban biaya terus meningkat tajam dan kenaikan tersebut diteruskan kepada pelanggan melalui harga jual yang lebih tinggi.

Ke depannya, produsen tetap optimistis produksi akan meningkat dalam 12 bulan mendatang, dengan tingkat keyakinan menguat ke level tertinggi sejak awal 2023.




TERBARU

[X]
×