kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.754.000   -31.000   -1,11%
  • USD/IDR 17.895   82,00   0,46%
  • IDX 6.130   -76,16   -1,23%
  • KOMPAS100 809   -11,59   -1,41%
  • LQ45 620   -10,81   -1,71%
  • ISSI 215   -2,62   -1,20%
  • IDX30 354   -6,31   -1,75%
  • IDXHIDIV20 438   -8,62   -1,93%
  • IDX80 93   -1,35   -1,42%
  • IDXV30 121   -2,44   -1,98%
  • IDXQ30 115   -2,13   -1,83%

Harga Emas Turun ke Level Terendah 2 Bulan, Konflik AS-Iran Picu Kekhawatiran Inflasi


Kamis, 28 Mei 2026 / 10:49 WIB
Harga Emas Turun ke Level Terendah 2 Bulan, Konflik AS-Iran Picu Kekhawatiran Inflasi
ILUSTRASI. Harga emas jatuh ke level terendah dua bulan pada Kamis (28/5) karena serangan baru AS terhadap Iran memicu kekhawatiran kenaikan inflasi. (REUTERS/Alexander Manzyuk)


Sumber: Reuters | Editor: Herlina Kartika Dewi

KONTAN.CO.ID - SINGAPURA. Harga emas jatuh ke level terendah dua bulan pada Kamis (28/5/2026) karena serangan baru AS terhadap Iran mengangkat dolar AS dan mendorong harga minyak lebih tinggi, memicu kekhawatiran tentang kenaikan inflasi dan mengaburkan prospek suku bunga.

Mengutip Reuters, harga emas spot turun 1,1% menjadi US$ 4.406,81 per ons pada pukul 02.36 GMT, jatuh ke level terendah sejak 27 Maret. Kontrak berjangka emas AS untuk pengiriman Juni turun 0,9% menjadi US$ 4.404,90.

Dolar AS naik ke level tertinggi hampir satu minggu, membuat emas batangan yang dihargai dolar AS menjadi lebih mahal bagi pemegang mata uang lain.

Baca Juga: Tiga Kapal Minyak dan LNG Tinggalkan Selat Hormuz dengan Transponder Dimatikan

"Ketegangan geopolitik tetap tinggi, dan kita telah mengalami terlalu banyak peringatan palsu dari pembicaraan kesepakatan damai. Jadi saya pikir dolar AS akan tetap menguat, dan itu berarti emas kemungkinan akan tetap berada di bawah tekanan," kata Matt Simpson, analis senior di StoneX. 

Militer AS melakukan serangan baru di Iran yang menargetkan sebuah situs militer yang menurut para pejabat menimbulkan ancaman bagi pasukan AS dan pelayaran komersial di Selat Hormuz, kata seorang pejabat AS, beberapa jam setelah Presiden Donald Trump menolak laporan Iran tentang kesepakatan untuk memulihkan lalu lintas melalui jalur air strategis tersebut.

Harga minyak naik sekitar 2% pada perdagangan awal Asia pada hari Kamis, karena ketegangan antara AS dan Iran terus berlanjut.

Harga minyak mentah yang tinggi dapat mempercepat inflasi dan menjaga suku bunga tetap tinggi untuk waktu yang lebih lama. 

Meskipun emas dipandang sebagai lindung nilai terhadap inflasi, suku bunga yang lebih tinggi cenderung membebani logam mulia yang tidak memberikan imbal hasil ini. 

Baca Juga: Pejabat The Fed Peringatkan Euforia AI Bisa Picu Inflasi Lebih Tinggi

Gubernur Federal Reserve Lisa Cook pada hari Rabu mengatakan bahwa ia merasa bank sentral AS harus mempertahankan suku bunga jangka pendek tetap stabil untuk saat ini, tetapi, dengan tarif, perang Iran, dan lonjakan investasi terkait AI yang mendorong harga lebih tinggi, ia siap untuk menaikkan suku bunga jika diperlukan.

Investor menunggu rilis data Pengeluaran Konsumsi Pribadi AS, yang akan dirilis nanti hari ini, untuk mendapatkan petunjuk tentang arah kebijakan moneter Fed.




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×