Sumber: Reuters | Editor: Herlina Kartika Dewi
KONTAN.CO.ID - SINGAPURA. Harga emas turun pada hari Senin (13/4/2026) karena kekhawatiran yang kembali muncul tentang konflik Timur Tengah yang lebih luas yang dipicu oleh kegagalan pembicaraan AS-Iran meningkatkan harga minyak, memicu kekhawatiran inflasi, dan mengurangi ekspektasi penurunan suku bunga Federal Reserve AS tahun ini.
Mengutip Reuters, harga emas spot turun 0,8% menjadi US$ 4.711,51 per ons pada pukul 12.06 GMT, setelah mencapai titik terendah sejak 7 April sebelumnya pada hari itu. Kontrak berjangka emas AS untuk pengiriman Juni turun 1,1% menjadi US$ 4.732,80.
Militer AS mengatakan akan memulai blokade terhadap semua lalu lintas maritim yang masuk dan keluar dari pelabuhan dan daerah pesisir Iran pada hari Senin, setelah pembicaraan akhir pekan yang gagal untuk mengakhiri perang dengan Iran.
Baca Juga: Blokade Selat Hormuz: China Beri Peringatan Keras ke AS
Garda Revolusi Iran menanggapi, memperingatkan bahwa kapal militer yang mendekati Selat Hormuz akan dianggap sebagai pelanggaran gencatan senjata dua minggu dan akan ditindak dengan keras dan tegas.
"Tanpa adanya terobosan antara AS dan Iran selama akhir pekan, risiko 'perang yang lebih luas' sekali lagi diperhitungkan, mengancam biaya energi yang lebih tinggi dan The Fed yang lebih agresif," kata Zain Vawda, analis di MarketPulse by OANDA.
Harga minyak naik di atas US$ 100 per barel karena pasar menilai blokade AS di selat tersebut.
Dolar AS naik ke level tertinggi hampir satu minggu, membuat emas batangan yang dihargai dolar AS menjadi lebih mahal bagi pemegang mata uang lainnya.
Harga emas spot telah turun lebih dari 10% sejak perang AS-Israel di Iran dimulai pada 28 Februari.
"Meskipun emas biasanya dipandang sebagai lindung nilai terhadap inflasi dan risiko geopolitik, suku bunga yang tinggi membebani logam yang tidak memberikan imbal hasil ini."
Baca Juga: Paus Leo Balas Trump: Saya Tidak Takut pada Pemerintahan Trump!
Pasar sekarang memperkirakan peluang penurunan suku bunga AS setidaknya 25 basis poin pada pertemuan Fed bulan Desember sebesar 16%, menurut FedWatch Tool dari CME, turun dari 21% sehari sebelumnya.
"Jika harga emas tetap berada di antara level harga (saat ini), harga emas dapat terkonsolidasi hingga tercapai resolusi definitif mengenai Iran dan Selat Hormuz. Penembusan level $4.500/oz dapat memfasilitasi pergerakan menuju level US$ 4.100/oz," tambah Vawda.











