kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 1.819.000   -17.000   -0,93%
  • USD/IDR 16.565   165,00   0,99%
  • IDX 6.511   38,26   0,59%
  • KOMPAS100 929   5,57   0,60%
  • LQ45 735   3,38   0,46%
  • ISSI 201   1,06   0,53%
  • IDX30 387   1,61   0,42%
  • IDXHIDIV20 468   2,62   0,56%
  • IDX80 105   0,58   0,56%
  • IDXV30 111   0,69   0,62%
  • IDXQ30 127   0,73   0,58%

Daftar Barang yang Bakal Menguras Dompet Rakyat Amerika Akibat Kebijakan Tarif Trump


Jumat, 04 April 2025 / 09:33 WIB
Daftar Barang yang Bakal Menguras Dompet Rakyat Amerika Akibat Kebijakan Tarif Trump
ILUSTRASI. Pada tanggal 2 April 2025, Donald Trump secara resmi mendeklarasikan apa yang disebutnya sebagai “Liberation Day”. REUTERS/Dado Ruvic/Illustration/File Photo


Reporter: Handoyo | Editor: Handoyo

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Pada tanggal 2 April 2025, Donald Trump secara resmi mendeklarasikan apa yang disebutnya sebagai “Liberation Day”, suatu langkah kebijakan perdagangan yang penuh kontroversi dengan pengenaan tarif impor besar-besaran terhadap seluruh negara di dunia, kecuali beberapa pengecualian.

Langkah ini, yang digambarkan sebagai bagian dari kampanye “Make America Wealthy Again”, berpotensi mengerek harga berbagai barang konsumsi di Amerika Serikat secara signifikan, dari kebutuhan rumah tangga hingga otomotif.

Kebijakan Tarif Baru Trump: Skema dan Negara Sasaran

Mengutip Unilad, tarif dasar sebesar 10% dikenakan kepada sebagian besar negara mitra dagang Amerika Serikat. Namun, Trump juga menetapkan tarif yang jauh lebih tinggi kepada negara-negara yang dianggap sebagai “pelanggar terburuk”. Berikut adalah rincian tarif dan negara-negara yang dikenakan:

Baca Juga: Pertumbuhan Ekonomi Indonesia Diprediksi Terancam Perang Tarif Trump

Negara dengan Tarif Dasar 10%

  • Inggris

  • Singapura

  • Brasil

  • Australia

  • Selandia Baru

  • Turki

  • Kolombia

  • Argentina

  • El Salvador

  • Uni Emirat Arab

  • Arab Saudi

Negara dengan Tarif Khusus (Lebih Tinggi)

Negara Tarif Dikenakan
Tiongkok 54%
Kamboja 49%
Vietnam 46%
Thailand 36%
Taiwan 32%
Afrika Selatan 30%
Jepang 24%
Uni Eropa 20%

Baca Juga: Harga Minyak Melemah Jumat (4/4) Pagi, Menyusul Keputusan Tarif Timbal Balik Trump

Negara Pengecualian Tarif

  • Meksiko

  • Kanada

  • Tiongkok (hanya untuk produk yang telah lebih dulu dikenakan tarif lebih tinggi)

Dampak Langsung terhadap Harga Barang Konsumen di AS

Kebijakan ini diprediksi akan membawa lonjakan harga yang signifikan pada berbagai barang impor yang dikonsumsi jutaan warga Amerika setiap hari.

1. Anggur dan Minuman Alkohol

Trump mengancam akan menaikkan tarif alkohol dari Uni Eropa hingga 200%, menjadikan anggur Spanyol, sampanye Prancis, dan bir Jerman jauh lebih mahal. Uni Eropa sebagai eksportir utama minuman beralkohol akan sangat terpukul, dan konsumen AS kemungkinan besar akan merasakan kenaikan harga tajam di pasar domestik.

2. Kopi

Amerika Serikat adalah salah satu pengimpor kopi terbesar di dunia. Sebagian besar pasokan berasal dari Brasil dan Kolombia, yang kini terkena tarif 10%. Mengingat besarnya ketergantungan pada impor kopi, harga secangkir kopi di kafe dan rumah tangga akan meningkat signifikan.

3. Pakaian dan Sepatu

Sebagian besar pakaian dan alas kaki yang beredar di pasar AS berasal dari negara-negara seperti Tiongkok, Vietnam, dan Bangladesh. Vietnam kini menghadapi tarif 46% yang mulai berlaku pada 9 April. Ini akan menyebabkan harga pakaian jadi naik drastis karena produsen meneruskan beban tarif ke konsumen.

Baca Juga: Indonesia akan Perluas Mitra Dagang dan Perkuat Konsumsi untuk Atasi Tarif Trump

4. Mobil dan Suku Cadang Otomotif

Trump juga menerapkan tarif 25% untuk seluruh impor mobil dan suku cadang. Kenaikan ini tidak hanya berdampak pada mobil rakitan luar negeri, tetapi juga mobil buatan dalam negeri yang menggunakan komponen impor. Anderson Economic Group memperkirakan harga kendaraan dapat melonjak antara US$2.500 hingga US$20.000.

5. Sirup Maple

Sekitar 90% sirup maple yang dikonsumsi di AS diproduksi di Quebec, Kanada. Walaupun Kanada dikecualikan dari tarif baru ini, kebijakan tarif sebelumnya terhadap produk tertentu dari Kanada telah meningkatkan harga pokok produksi, yang kemungkinan besar akan memengaruhi harga jual akhir sirup maple di pasar AS.

“Sirup maple akan menjadi lebih mahal. Dan itu adalah kenaikan harga langsung yang akan dirasakan rumah tangga,” kata Thomas Sampson dari London School of Economics.

Selanjutnya: Libur Lebaran, BPN Imbau Masyarakat Ubah Alas Hak Tanah dari Girik Menjadi Sertifikat

Menarik Dibaca: Asam Urat Disebabkan Oleh Apa? Ini Penjelasan Mengenai Gejala & Penyebabnya


Survei KG Media

Kontan Academy
Supply Chain Management on Procurement Economies of Scale (SCMPES) Brush and Beyond

[X]
×