kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.818.000   -42.000   -1,47%
  • USD/IDR 17.130   16,00   0,09%
  • IDX 7.500   41,69   0,56%
  • KOMPAS100 1.037   8,08   0,79%
  • LQ45 746   -0,12   -0,02%
  • ISSI 272   3,24   1,21%
  • IDX30 399   -1,25   -0,31%
  • IDXHIDIV20 486   -4,46   -0,91%
  • IDX80 116   0,59   0,51%
  • IDXV30 135   0,10   0,08%
  • IDXQ30 128   -1,20   -0,93%

Perundingan Dagang, China Minta AS Longgarkan Kontrol Ekspor Cip untuk AI


Minggu, 10 Agustus 2025 / 14:29 WIB
Perundingan Dagang, China Minta AS Longgarkan Kontrol Ekspor Cip untuk AI
ILUSTRASI. China ingin Amerika Serikat (AS) melonggarkan kontrol ekspor cip yang penting untuk kecerdasan buatan sebagai bagian dari kesepakatan dagang


Sumber: Reuters | Editor: Khomarul Hidayat

KONTAN.CO.ID -  BEIJING. China ingin Amerika Serikat (AS) melonggarkan kontrol ekspor cip yang penting untuk kecerdasan buatan sebagai bagian dari kesepakatan dagang sebelum kemungkinan pertemuan puncak antara Presiden Donald Trump dan Xi Jinping. Demikian laporan Financial Times pada Minggu (10/8/2025), yang dilansir Reuters.

Para pejabat China telah memberi tahu para ahli di Washington bahwa Beijing ingin pemerintahan Donald Trump melonggarkan pembatasan ekspor cip memori bandwidth tinggi, tulis laporan Financial Times mengutip sumber anonim yang mengetahui masalah tersebut.

Gedung Putih, Departemen Luar Negeri, dan Kementerian Luar Negeri China tidak segera menanggapi permintaan komentar atas laporan tersebut.

Baca Juga: Perundingan Tarif AS-China Agak Macet, Butuh Keterlibatan Trump dan Xi Jinping

Chip HBM, yang membantu menjalankan tugas-tugas AI intensif data dengan cepat, diawasi ketat oleh investor karena penggunaannya bersamaan dengan prosesor grafis AI, terutama Nvidia.

FT mengatakan Tiongkok khawatir karena kontrol HBM AS menghambat kemampuan perusahaan-perusahaan Tiongkok seperti Huawei untuk mengembangkan chip AI mereka sendiri.

Pemerintahan AS secara berturut-turut telah membatasi ekspor chip canggih ke Tiongkok, dengan tujuan menghambat pengembangan AI dan pertahanan Beijing.

Meskipun hal ini telah memengaruhi kemampuan perusahaan-perusahaan AS untuk sepenuhnya memenuhi lonjakan permintaan dari Tiongkok, salah satu pasar semikonduktor terbesar di dunia, hal ini tetap menjadi pendorong pendapatan penting bagi produsen chip Amerika.

Baca Juga: Mengenal Slogan Baru Xi Jinping untuk Membuat Industri China Bangkit Lagi


Tag


TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Effective Warehouse Management

[X]
×