kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.603.000   -20.000   -0,76%
  • USD/IDR 18.032   -79,00   -0,44%
  • IDX 6.236   49,76   0,80%
  • KOMPAS100 817   5,56   0,69%
  • LQ45 621   2,39   0,39%
  • ISSI 215   1,38   0,65%
  • IDX30 350   1,18   0,34%
  • IDXHIDIV20 430   0,35   0,08%
  • IDX80 93   0,50   0,54%
  • IDXV30 118   0,33   0,28%
  • IDXQ30 112   0,18   0,16%

Perundingan Tarif AS-China Agak Macet, Butuh Keterlibatan Trump dan Xi Jinping


Jumat, 30 Mei 2025 / 07:38 WIB
Diperbarui Jumat, 30 Mei 2025 / 18:38 WIB
ILUSTRASI. Menteri Keuangan AS Scott Bessent mengungkapkan, pembicaraan perdagangan AS dengan China agak macet.REUTERS/Dado Ruvic/Illustration


Sumber: Reuters | Editor: Herlina Kartika Dewi

KONTAN.CO.ID - WASHINGTON. Menteri Keuangan AS Scott Bessent mengungkapkan, pembicaraan perdagangan AS dengan China agak macet dan kemungkinan akan membutuhkan keterlibatan langsung Presiden Donald Trump dan Presiden China Xi Jinping untuk mencapai kesepakatan akhir.

Mengutip Reuters, Jumat (30/5), dua minggu setelah negosiasi terobosan yang dipimpin oleh Bessent yang menghasilkan gencatan senjata sementara dalam perang dagang antara dua ekonomi terbesar di dunia, Bessent mengatakan kepada Fox News bahwa kemajuan sejak saat itu lambat, tetapi mengatakan ia mengharapkan lebih banyak pembicaraan dalam beberapa minggu ke depan.

"Saya yakin kita mungkin pada suatu saat akan melakukan panggilan telepon antara presiden dan Ketua partai Xi," kata Bessent.

Baca Juga: Usai Kesepakatan Tarif, Peritel AS Mulai Borong Barang dari China

"Mengingat besarnya pembicaraan, mengingat kompleksitasnya ... ini akan mengharuskan kedua pemimpin untuk saling mempertimbangkan," katanya. 
"Mereka memiliki hubungan yang baik, dan saya yakin bahwa China akan hadir saat Presiden Trump menyatakan pilihannya." 




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Effective Warehouse Management

[X]
×