kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.664.000   -36.000   -1,33%
  • USD/IDR 17.842   -48,00   -0,27%
  • IDX 6.402   100,12   1,59%
  • KOMPAS100 829   5,89   0,72%
  • LQ45 632   5,12   0,82%
  • ISSI 223   5,51   2,54%
  • IDX30 354   2,79   0,80%
  • IDXHIDIV20 430   2,74   0,64%
  • IDX80 95   0,68   0,73%
  • IDXV30 119   1,18   1,00%
  • IDXQ30 112   0,79   0,71%

Dampak Turki, lelang obligasi Rusia sepi


Jumat, 27 November 2015 / 12:33 WIB


Reporter: Fitri Nur Arifenie | Editor: Hendra Gunawan

MOSKWA. Berkonflik dengan Turki harus dibayar mahal oleh Rusia. Lelang obligasi jangka pendek Pemerintah Rusia menuju ke hasil terburuk dalam delapan bulan terakhir ini. Investor menawar di bawah 40% dari 10 miliar rubel (US$ 152 juta) obligasi yang diterbitkan.

Investor menahan diri dari obligasi Rusia karena khawatir bentrokan dengan Turki kian melebar. Target Pemerintah Rusia menjual surat utang senilai 1 triliun rubel pun akan sulit tercapai. Padahal, pemerintahan Vladimir Putin membutuhkan dana untuk mengecilkan defisit anggaran.

"Jika ada eskalasi serius antara Turki dan Rusia, investor asing kemungkinan akan menjadi lebih berhati-hati dalam menempatkan dananya," ungkap Simon Quijano Evans, Chief Emerging Market Strategist Commerzbank AG seperti dikutip Bloomberg.

Untuk menutup kebutuhan anggaran, Rusia akan menggunakan dana cadangan sebesar 300 miliar rubel di bulan ini. Lalu, di bulan Desember nanti, Departemen Keuangan Rusia akan kembali mengeluarkan dana cadangan sebanyak 700 miliar rubel.




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Effective Warehouse Management

[X]
×