kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.635.000   20.000   0,76%
  • USD/IDR 18.081   -29,00   -0,16%
  • IDX 6.063   23,78   0,39%
  • KOMPAS100 794   5,39   0,68%
  • LQ45 603   3,91   0,65%
  • ISSI 210   -0,05   -0,03%
  • IDX30 341   2,14   0,63%
  • IDXHIDIV20 425   2,68   0,64%
  • IDX80 91   0,57   0,63%
  • IDXV30 116   0,35   0,30%
  • IDXQ30 109   0,64   0,58%

Dengan inflasi yang rendah, The Fed dapat meningkatkan pasar tenaga kerja


Minggu, 17 November 2019 / 14:04 WIB
ILUSTRASI. Pekerja merakit mobil Ford Mustang di pabrik Ford Motor, Michigan (20/8/2015). REUTERS/Rebecca Cook/File Photo


Sumber: Reuters | Editor: Tendi Mahadi

KONTAN.CO.ID - BERKELEY. Inflasi yang lesu memberi Federal Reserve peluang untuk menjaga biaya pinjaman tetap rendah dan membantu menarik lebih banyak pekerja ke pasar tenaga kerja. Hal tersebut diungkapkan Presiden Federal Reserve San Francisco Mary Daly.

"Kita sedang beruntung. Kita dapat menjaga tingkat kebijakan yang akomodatif dan dapat menangani masalah tekanan inflasi," kata Daly seperti dikutip Reuters.

Baca Juga: Xinhua: China dan AS lakukan pembicaraan dagang yang konstruktif di akhir pekan

The Fed bulan lalu menurunkan suku bunga untuk ketiga kalinya tahun ini, ke kisaran 1,5% hingga 1,75%. Ketua Fed Jerome Powell menggambarkan penurunan suku bunga sebagai kebijakan terhadap hambatan dari melambatnya pertumbuhan global dan ketidakpastian geopolitik dan perdagangan. 

Pengurangan suku bunga juga merupakan upaya untuk melawan inflasi masih di bawah target 2%.

Sementara itu ekonomi AS terus tumbuh secara moderat dan pengangguran pada level 3,6%, mendekati posisi terendah yang ditetapkan beberapa dekade lalu.

Powell mengatakan The Fed kemungkinan akan meninggalkan suku bunga di mana mereka melarang setiap perubahan material dalam prospek ekonomi.

Daly tidak berbicara langsung tentang penurunan suku bunga The Fed baru-baru ini. Tapi, katanya, ada sedikit bukti bahwa suku bunga rendah menciptakan ketidakseimbangan yang mahal di pasar keuangan. 

Hal ini merupakan kekhawatiran yang disuarakan oleh beberapa pembuat kebijakan Fed yang menentang penurunan suku bunga.

Baca Juga: Trump dikabarkan perpanjang lisensi agar perusahaan AS terus berbisnis dengan Huawei

Daly mengatakan, ia tidak melihat pasar tenaga kerja yang panas telah merusak potensi ekonomi jangka panjang.

Pengangguran AS di bulan Oktober tercatat 3,6%, sedikit lebih tinggi dari bulan sebelumnya tetapi masih jauh lebih rendah daripada yang dipercaya sebagian besar ekonom dalam jangka panjang.




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
Sales Coaching: Lead Better, Sell More! Teori, Strategi & Taktik Penagihan Kredit/ Piutang Macet Secara Dini & Terintegrasi Serta Efisien & Efektif

[X]
×