kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • LQ45700,06   2,33   0.33%
  • EMAS938.000 -0,85%
  • RD.SAHAM -0.69%
  • RD.CAMPURAN -0.34%
  • RD.PENDAPATAN TETAP -0.01%

Desak Presiden Xi mundur karena gagal atasi virus corona, aktivis China ditangkap


Senin, 17 Februari 2020 / 19:56 WIB
Desak Presiden Xi mundur karena gagal atasi virus corona, aktivis China ditangkap
ILUSTRASI. Orang-orang yang memakai topeng berjalan melewati potret Presiden China Xi Jinping di sebuah jalan di Shanghai, 10 Februari 2020, saat wabah virus corona.

Reporter: SS. Kurniawan | Editor: S.S. Kurniawan

KONTAN.CO.ID - BEIJING. Kepolisian China menangkap seorang aktivis hak asasi manusia (HAM) yang menyerukan Presiden Xi Jinping untuk mengundurkan diri pasca gagal menangani krisis termasuk wabah virus corona baru.

Xu Zhiyong menjadi buronan sejak Desember 2019 lalu setelah menghadiri diskusi tentang HAM di Kota Xiamen. Menurut Hua Ze yang juga aktivis HAM kepada Reuters, empat orang lain yang hadir di pertemuan itu sudah lebih dulu ditangkap.

Hua mengatakan, Xu ditangkap pada Sabtu (15/2) malam oleh polisi Beijing dengan bantuan polisi Guangzhou. Tapi, Kepolisian Beijing dan Guangzhou tidak segera menanggapi permintaan komentar melalui faks dari Reuters.

Baca Juga: Permintaan melonjak, China bangun pabrik masker hanya dalam waktu 6 hari

Xu, aktivis yang memperjuangkan reformasi peradilan dan hukum, pada 2012 lalu mendirikan Gerakan Masyarakat Baru, yang mendesak pejabat Pemerintah China untuk mengungkapkan kekayaan mereka. Dia pun dijatuhi hukuman empat tahun penjara pada 2014.

Dalam beberapa pekan terakhir, di tengah pelariannya, Xu menulis banyak artikel yang mengkritik penanganan Beijing terhadap wabah Covid-19, yang sudah menginfeksi lebih dari 70.000 orang dan menewaskan 1.770 lainnya di China.




TERBARU

Close [X]
×