kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.545.000   0   0,00%
  • USD/IDR 18.109   16,00   0,09%
  • IDX 5.050   20,17   0,40%
  • KOMPAS100 649   1,43   0,22%
  • LQ45 518   4,63   0,90%
  • ISSI 164   -2,40   -1,44%
  • IDX30 292   2,74   0,95%
  • IDXHIDIV20 394   5,37   1,38%
  • IDX80 75   0,27   0,36%
  • IDXV30 108   0,37   0,34%
  • IDXQ30 99   1,18   1,21%

Permintaan melonjak, China bangun pabrik masker hanya dalam waktu 6 hari


Senin, 17 Februari 2020 / 18:08 WIB
ILUSTRASI. Anjing yang memakai masker terlihat di area perbelanjaan utama di pusat Kota Shanghai, China, menyusuk wabah virus corona baru, 16 Februari 2020.


Reporter: SS. Kurniawan | Editor: S.S. Kurniawan

KONTAN.CO.ID - BEIJING. Beijing akan mendirikan pabrik masker baru hanya dalam waktu enam hari untuk memenuhi permintaan yang melonjak atas alat pelindung itu menyusul wabah virus corona baru, Covid-19 di China.

Reuters mengutip Xinhua melaporkan, pabrik yang akan China Construction First Group bangun itu akal memproduksi 250.000 masker per hari. Proses pembangunan bergulir mulai Senin (17/2) dan bakal rampung pada Sabtu (22/2).

Langkah cepat ini mengekor pembangunan rumahsakit untuk merawat pasien yang terinfeksi Covid-19 di Wuhan, Provinsi Hubei, yang merupakat pusat penyebaran virus corona baru, yang hanya butuh beberapa hari saja.

Baca Juga: Warga China jelajahi apotek di Indonesia untuk membeli masker sebanyak mungkin

Produsen masker dan peralatan pelindung lainnya di seluruh dunia tidak bisa memenuhi permintaan yang datang, setelah Covid-19 mewabah dan telah menewaskan lebih dari 1.700 orang di China.

Bulan lalu, CMmask, pembuat masker asal Tiongkok yang memasok 30% pasar domestik, mengatakan, pesanan harian yang masuk mencapai 5 juta masker, melonjak lebih dari 10 kali lipat dari hari biasanya.




TERBARU

[X]
×