kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.565.000   4.000   0,16%
  • USD/IDR 18.062   102,00   0,57%
  • IDX 5.246   -618,08   -10,54%
  • KOMPAS100 671   -90,35   -11,87%
  • LQ45 521   -68,73   -11,65%
  • ISSI 180   -21,27   -10,56%
  • IDX30 292   -36,98   -11,25%
  • IDXHIDIV20 379   -43,38   -10,26%
  • IDX80 77   -10,24   -11,74%
  • IDXV30 105   -11,02   -9,52%
  • IDXQ30 96   -11,74   -10,87%

Permintaan melonjak, China bangun pabrik masker hanya dalam waktu 6 hari


Senin, 17 Februari 2020 / 18:08 WIB
ILUSTRASI. Anjing yang memakai masker terlihat di area perbelanjaan utama di pusat Kota Shanghai, China, menyusuk wabah virus corona baru, 16 Februari 2020.


Reporter: SS. Kurniawan | Editor: S.S. Kurniawan

KONTAN.CO.ID - BEIJING. Beijing akan mendirikan pabrik masker baru hanya dalam waktu enam hari untuk memenuhi permintaan yang melonjak atas alat pelindung itu menyusul wabah virus corona baru, Covid-19 di China.

Reuters mengutip Xinhua melaporkan, pabrik yang akan China Construction First Group bangun itu akal memproduksi 250.000 masker per hari. Proses pembangunan bergulir mulai Senin (17/2) dan bakal rampung pada Sabtu (22/2).

Langkah cepat ini mengekor pembangunan rumahsakit untuk merawat pasien yang terinfeksi Covid-19 di Wuhan, Provinsi Hubei, yang merupakat pusat penyebaran virus corona baru, yang hanya butuh beberapa hari saja.

Baca Juga: Warga China jelajahi apotek di Indonesia untuk membeli masker sebanyak mungkin

Produsen masker dan peralatan pelindung lainnya di seluruh dunia tidak bisa memenuhi permintaan yang datang, setelah Covid-19 mewabah dan telah menewaskan lebih dari 1.700 orang di China.

Bulan lalu, CMmask, pembuat masker asal Tiongkok yang memasok 30% pasar domestik, mengatakan, pesanan harian yang masuk mencapai 5 juta masker, melonjak lebih dari 10 kali lipat dari hari biasanya.




TERBARU

[X]
×