kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.839.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.536   36,00   0,21%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

Permintaan melonjak, China bangun pabrik masker hanya dalam waktu 6 hari


Senin, 17 Februari 2020 / 18:08 WIB
ILUSTRASI. Anjing yang memakai masker terlihat di area perbelanjaan utama di pusat Kota Shanghai, China, menyusuk wabah virus corona baru, 16 Februari 2020.


Reporter: SS. Kurniawan | Editor: S.S. Kurniawan

KONTAN.CO.ID - BEIJING. Beijing akan mendirikan pabrik masker baru hanya dalam waktu enam hari untuk memenuhi permintaan yang melonjak atas alat pelindung itu menyusul wabah virus corona baru, Covid-19 di China.

Reuters mengutip Xinhua melaporkan, pabrik yang akan China Construction First Group bangun itu akal memproduksi 250.000 masker per hari. Proses pembangunan bergulir mulai Senin (17/2) dan bakal rampung pada Sabtu (22/2).

Langkah cepat ini mengekor pembangunan rumahsakit untuk merawat pasien yang terinfeksi Covid-19 di Wuhan, Provinsi Hubei, yang merupakat pusat penyebaran virus corona baru, yang hanya butuh beberapa hari saja.

Baca Juga: Warga China jelajahi apotek di Indonesia untuk membeli masker sebanyak mungkin

Produsen masker dan peralatan pelindung lainnya di seluruh dunia tidak bisa memenuhi permintaan yang datang, setelah Covid-19 mewabah dan telah menewaskan lebih dari 1.700 orang di China.

Bulan lalu, CMmask, pembuat masker asal Tiongkok yang memasok 30% pasar domestik, mengatakan, pesanan harian yang masuk mencapai 5 juta masker, melonjak lebih dari 10 kali lipat dari hari biasanya.




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×