kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.576.000   -5.000   -0,19%
  • USD/IDR 17.913   -79,00   -0,44%
  • IDX 6.037   27,39   0,46%
  • KOMPAS100 777   3,53   0,46%
  • LQ45 595   3,08   0,52%
  • ISSI 210   1,46   0,70%
  • IDX30 331   2,54   0,77%
  • IDXHIDIV20 423   3,72   0,89%
  • IDX80 89   0,46   0,52%
  • IDXV30 115   0,93   0,82%
  • IDXQ30 108   0,61   0,57%

Dilarang terbang sejak Maret 2019, American Airlines akan operasikan lagi Boeing Max


Minggu, 18 Oktober 2020 / 14:14 WIB
ILUSTRASI. American Airlines Group Inc akan kembali mengoperasikan pesawat Boeing Co 737 Max


Reporter: Amalia Nur Fitri | Editor: Khomarul Hidayat

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Maskapai penerbangan Amerika Serikat (AS), American Airlines Group Inc akan kembali mengoperasikan pesawat Boeing Co 737 Max dan melayani rute padat Miami - New York pada akhir tahun ini.

Sejak Maret 2019, Pesawat Boeing Co 737 Max atau "The Max" dilarang terbang secara global dan dicopot dari 1.900 jadwal penerbangan sampai Maret 2021, karena dua kecelakaan yang menelan 346 jiwa.

Saat ini, American Airlines masih menanti penyelesaian proses seritifikasi dari pihak regulator penerbangan untuk mendapatkan izin terbang komersial serta melatih pilot-pilot baru, sebagaimana permintaan regulator penerbangan Eropa.

Baca Juga: Maskapai di Amerika akan lakukan PHK massal bila tidak ada stimulus tambahan

Sementara itu, pihak regulator penerbangan sipil AS, The Federal Aviation Administration (FAA) menolak memberikan keterangan mengenai kembali beroperasinya The Max di AS.

Namun demikian, pihak maskapai juga akan membuka pemesanan penerbangan pesawat The Max pada 24 Oktober.

"Kami akan infokan pada penumpang bahwa mereka terbang menggunakan The Max. Kami juga tetap berkontak dengan FAA serta meng-update proses sertifikasi Boeing. Kami juga butuh kepastian kapan selesainya sertifikasi," ujar Fort Worth, Huru Bicara American Airlines sebagaimana dikutip Bloomberg, Minggu (18/10).

Sebagai informasi, American Airlines telah memarkir sebanyak 24 unit Boeing The Max sejak Maret 2019 dan menunda pemesanan 76 unit lainnya.

Selanjutnya: Pendiri Lion Air Kabarnya Siap Merilis Maskapai Baru




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×