kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.565.000   4.000   0,16%
  • USD/IDR 18.038   78,00   0,43%
  • IDX 5.233   -630,78   -10,76%
  • KOMPAS100 669   -92,44   -12,14%
  • LQ45 519   -70,82   -12,00%
  • ISSI 180   -21,76   -10,81%
  • IDX30 290   -38,34   -11,66%
  • IDXHIDIV20 378   -45,20   -10,69%
  • IDX80 77   -10,55   -12,09%
  • IDXV30 104   -11,64   -10,06%
  • IDXQ30 96   -12,22   -11,31%

Duh, perekonomian China tengah terpuruk


Selasa, 20 Januari 2015 / 23:30 WIB
ILUSTRASI. 5 Tips Kecantikan Menggunakan Baking Soda.


Sumber: BBC | Editor: Yudho Winarto

Pertumbuhan ekonomi China turun ke tingkat paling rendah selama lebih dari 20 tahun terakhir.

Data pemerintah menunjukkan pertumbuhan ekonomi China pada 2014 hanya 7,4%, pertumbuhan paling rendah sejak 1990.

Ini untuk kali pertama selama satu dekade belakangan pertumbuhan ekonomi berada di bawah target pemerintah.

Sebagaimana redaktur di China, Carrie Gracie, melaporkan dunia kagum terhadap pertumbuhan ekonomi yang dicapai China sejak krisis keuangan pada 2008.

"Pertumbuhan ekonomi China menjadi salah satu mesin utama pertumbuhan dunia," jelasnya.

Namun untuk menjaga laju pertumbuhan dan untuk menjamin stabilitas lapangan kerja serta stabilitas politik, lanjut Carrie, pemerintah menggelontorkan paket-paket penyelamatan badan-badan usaha milik negara yang tidak efisien.

"Pemerintah juga membangun lebih banyak infrastruktur yang sebenarnya tidak diperlukan," kata Gracie.

Utang juga membengkak karena banyak konsumen meminjam dana untuk membeli properti.

Kini pemerintah mengatakan kondisi tersebut tidak dapat dipertahankan, sehingga masyarakat harus siap menghadapi pertumbuhan lebih lambat dan reformasi yang mungkin berdampak pada warga.




TERBARU
KONTAN10.10
Kontan Academy
The Owner's Number Supply Chain Management on Practical Sales Forecasting (SCMPSF)

[X]
×