kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.839.000   -20.000   -0,70%
  • USD/IDR 17.500   -30,00   -0,17%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

Ekonomi Belanda merosot 0,5% secara kuartalan pada Maret 2021


Selasa, 18 Mei 2021 / 17:14 WIB
Ekonomi Belanda merosot 0,5% secara kuartalan pada Maret 2021
ILUSTRASI. Suasana Amsterdam. REUTERS/Piroschka Van De Wouw


Reporter: Maizal Walfajri | Editor: Tendi Mahadi

KONTAN.CO.ID - AMSTERDAM. Penguncian nasional untuk menghambat penularan Covid-19 telah membuat ekonomi Belanda menyusut 0,5% dalam tiga bulan pertama tahun 2021 dari kuartal sebelumnya. Kantor Statistik Nasional mengatakan pada hari Selasa (18/5) hal ini telah memicu terjadinya resesi. 

Mengutip Reuters, Ekonomi terbesar kelima zona euro ini menyusut untuk kuartal kedua berturut-turut, setelah berkontraksi 0,1% bulan-bulan akhir 2020. Ekonom dalam jajak pendapat Refinitiv secara rata-rata memperkirakan produk domestik bruto akan turun 0,6% pada kuartal pertama tahun ini.

Baca Juga: Porsi bank global di pasar pinjaman offshore China semakin turun

Konsumsi domestik turun 3,5%, karena bar dan restoran tetap tutup selama periode Januari hingga Maret 2021. Sedangkan toko non-esensial hanya memiliki pilihan yang sangat terbatas untuk melayani pelanggannya. Meskipun penguncian diberlakukan di seluruh dunia, ekspor Belanda mampu tumbuh hampir 2%.

Penasihat kebijakan utama pemerintah mengatakan ekonomi Belanda diperkirakan akan pulih dengan pertumbuhan 2,2% tahun ini. Kuncinya ada pada keberhasilan vaksinasi Covid-19 yang mambu mengekang penyebaran pandemi. 

Sejak bulan lalu, beberapa pembatasan telah dilonggarkan, dengan layanan luar ruangan diizinkan di kafe dan restoran serta pembukaan kembali toko. Ekonomi Belanda menyusut 3,7% sepanjang tahun lalu, menempatkan 2020 setara dengan 2009 sebagai tahun terburuk dalam sejarah.

Selanjutnya: Duterte melarang pejabat negaranya berbicara di Laut Cina Selatan




TERBARU

[X]
×