kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.920.000   30.000   1,04%
  • USD/IDR 16.900   45,00   0,27%
  • IDX 7.935   -168,62   -2,08%
  • KOMPAS100 1.117   -23,38   -2,05%
  • LQ45 816   -13,78   -1,66%
  • ISSI 278   -6,99   -2,45%
  • IDX30 426   -6,36   -1,47%
  • IDXHIDIV20 515   -6,10   -1,17%
  • IDX80 125   -2,26   -1,78%
  • IDXV30 139   -2,98   -2,10%
  • IDXQ30 139   -1,10   -0,79%

Ekonomi Belanda merosot 0,5% secara kuartalan pada Maret 2021


Selasa, 18 Mei 2021 / 17:14 WIB
Ekonomi Belanda merosot 0,5% secara kuartalan pada Maret 2021
ILUSTRASI. Suasana Amsterdam. REUTERS/Piroschka Van De Wouw


Reporter: Maizal Walfajri | Editor: Tendi Mahadi

KONTAN.CO.ID - AMSTERDAM. Penguncian nasional untuk menghambat penularan Covid-19 telah membuat ekonomi Belanda menyusut 0,5% dalam tiga bulan pertama tahun 2021 dari kuartal sebelumnya. Kantor Statistik Nasional mengatakan pada hari Selasa (18/5) hal ini telah memicu terjadinya resesi. 

Mengutip Reuters, Ekonomi terbesar kelima zona euro ini menyusut untuk kuartal kedua berturut-turut, setelah berkontraksi 0,1% bulan-bulan akhir 2020. Ekonom dalam jajak pendapat Refinitiv secara rata-rata memperkirakan produk domestik bruto akan turun 0,6% pada kuartal pertama tahun ini.

Baca Juga: Porsi bank global di pasar pinjaman offshore China semakin turun

Konsumsi domestik turun 3,5%, karena bar dan restoran tetap tutup selama periode Januari hingga Maret 2021. Sedangkan toko non-esensial hanya memiliki pilihan yang sangat terbatas untuk melayani pelanggannya. Meskipun penguncian diberlakukan di seluruh dunia, ekspor Belanda mampu tumbuh hampir 2%.

Penasihat kebijakan utama pemerintah mengatakan ekonomi Belanda diperkirakan akan pulih dengan pertumbuhan 2,2% tahun ini. Kuncinya ada pada keberhasilan vaksinasi Covid-19 yang mambu mengekang penyebaran pandemi. 

Sejak bulan lalu, beberapa pembatasan telah dilonggarkan, dengan layanan luar ruangan diizinkan di kafe dan restoran serta pembukaan kembali toko. Ekonomi Belanda menyusut 3,7% sepanjang tahun lalu, menempatkan 2020 setara dengan 2009 sebagai tahun terburuk dalam sejarah.

Selanjutnya: Duterte melarang pejabat negaranya berbicara di Laut Cina Selatan




TERBARU
Kontan Academy
Intensive Sales Coaching: Lead Better, Sell More! Supply Chain Management on Practical Sales Forecasting (SCMPSF)

[X]
×