kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.850.000   7.000   0,25%
  • USD/IDR 16.902   -19,00   -0,11%
  • IDX 7.302   195,28   2,75%
  • KOMPAS100 1.013   35,14   3,59%
  • LQ45 746   24,04   3,33%
  • ISSI 258   9,10   3,66%
  • IDX30 407   13,79   3,51%
  • IDXHIDIV20 510   21,50   4,40%
  • IDX80 114   3,88   3,53%
  • IDXV30 138   3,76   2,79%
  • IDXQ30 133   5,61   4,40%

Ekonomi Belanda merosot 0,5% secara kuartalan pada Maret 2021


Selasa, 18 Mei 2021 / 17:14 WIB
Ekonomi Belanda merosot 0,5% secara kuartalan pada Maret 2021
ILUSTRASI. Suasana Amsterdam. REUTERS/Piroschka Van De Wouw


Reporter: Maizal Walfajri | Editor: Tendi Mahadi

KONTAN.CO.ID - AMSTERDAM. Penguncian nasional untuk menghambat penularan Covid-19 telah membuat ekonomi Belanda menyusut 0,5% dalam tiga bulan pertama tahun 2021 dari kuartal sebelumnya. Kantor Statistik Nasional mengatakan pada hari Selasa (18/5) hal ini telah memicu terjadinya resesi. 

Mengutip Reuters, Ekonomi terbesar kelima zona euro ini menyusut untuk kuartal kedua berturut-turut, setelah berkontraksi 0,1% bulan-bulan akhir 2020. Ekonom dalam jajak pendapat Refinitiv secara rata-rata memperkirakan produk domestik bruto akan turun 0,6% pada kuartal pertama tahun ini.

Baca Juga: Porsi bank global di pasar pinjaman offshore China semakin turun

Konsumsi domestik turun 3,5%, karena bar dan restoran tetap tutup selama periode Januari hingga Maret 2021. Sedangkan toko non-esensial hanya memiliki pilihan yang sangat terbatas untuk melayani pelanggannya. Meskipun penguncian diberlakukan di seluruh dunia, ekspor Belanda mampu tumbuh hampir 2%.

Penasihat kebijakan utama pemerintah mengatakan ekonomi Belanda diperkirakan akan pulih dengan pertumbuhan 2,2% tahun ini. Kuncinya ada pada keberhasilan vaksinasi Covid-19 yang mambu mengekang penyebaran pandemi. 

Sejak bulan lalu, beberapa pembatasan telah dilonggarkan, dengan layanan luar ruangan diizinkan di kafe dan restoran serta pembukaan kembali toko. Ekonomi Belanda menyusut 3,7% sepanjang tahun lalu, menempatkan 2020 setara dengan 2009 sebagai tahun terburuk dalam sejarah.

Selanjutnya: Duterte melarang pejabat negaranya berbicara di Laut Cina Selatan




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Financial Statement in Action

[X]
×