CLOSE [X]
kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.600.000   -25.000   -0,95%
  • USD/IDR 17.627   61,00   0,35%
  • IDX 6.541   -47,96   -0,73%
  • KOMPAS100 858   -8,05   -0,93%
  • LQ45 650   -6,26   -0,95%
  • ISSI 227   -3,10   -1,35%
  • IDX30 361   -3,60   -0,99%
  • IDXHIDIV20 450   -2,93   -0,65%
  • IDX80 98   -0,98   -0,99%
  • IDXV30 125   -0,95   -0,75%
  • IDXQ30 116   -1,19   -1,02%

Ekspor Minyak Arab ke China Menurun


Rabu, 12 Juni 2024 / 04:10 WIB
ILUSTRASI. FILE PHOTO: General view of Saudi Aramco's Ras Tanura oil refinery and oil terminal in Saudi Arabia May 21, 2018. REUTERS/Ahmed Jadallah/File Photo


Reporter: Avanty Nurdiana | Editor: Avanty Nurdiana

KONTAN.CO.ID - SINGAPURA. Ekspor minyak mentah Arab Saudi ke China akan menurun pada Juli 2024 menjadi sebesar 36 juta barel dari 39 juta barel di Juni 2024. Angka ini merupakan penjualan terendah sepanjang tahun ini, dan penurunan secara berturut-turut dalam tiga bulan terakhir.

Sumber Reuters menyebutkan, penurunan penjualan tersebut karena adanya pemeliharaan pabrik, dan perusahaan penyulingan China memilih sumber minyak lain yang lebih murah. Pabrik penyulingan asal China mengurangi impor dari Arab Saudi, karena tingginya harga minyak mentah dan lemahnya margin penyulingan.

Baca Juga: Harga Minyak Dunia Naik Seiring Ekspektasi Penurunan Suku Bunga AS

Harga tersebut dinilai masih tinggi, meski Aramco telah memangkas harga jual ekspor minyak mentahnya di Asia untuk kontrak Juli.

Impor minyak China dari Arab turun 16,5% dalam empat bulan di tahun ini jadi 26,13 juta metrik ton. Sedangkan impor dari Rusia naik 16,6% menjadi 37,79 juta ton. Tahun 2023 silam, Rusia menjadi importir utama minyak bagi China dengan porsi sebesar 19%.
 




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×