kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 3.085.000   40.000   1,31%
  • USD/IDR 16.809   26,00   0,15%
  • IDX 8.235   0,22   0,00%
  • KOMPAS100 1.156   -1,44   -0,12%
  • LQ45 834   -3,53   -0,42%
  • ISSI 293   0,28   0,09%
  • IDX30 440   -3,60   -0,81%
  • IDXHIDIV20 527   -6,48   -1,22%
  • IDX80 129   -0,27   -0,21%
  • IDXV30 143   -1,25   -0,87%
  • IDXQ30 141   -1,73   -1,21%

Ini Kata Donald Trump Soal Kabar Kematian Pemimpin Iran Ayatollah Ali Khamenei


Minggu, 01 Maret 2026 / 04:32 WIB
Ini Kata Donald Trump Soal Kabar Kematian Pemimpin Iran Ayatollah Ali Khamenei


Sumber: Reuters | Editor: Khomarul Hidayat

KONTAN.CO.ID - WASHINGTON. Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump angkat bicara soal kabar kematian Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei dalam serangan udara Israel-AS pada Sabtu (28/2/2026).

Trump dalam sebuah wawancara dengan NBC News yakin laporan tentang kematian Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei adalah benar.

"Kami merasa bahwa itu adalah cerita yang benar," kata Trump kepada NBC News dalam sebuah wawancara telepon yang dikutip Reuters.

Baca Juga: Rusia Desak AS-Israel Hentikan Serangan Terhadap Iran

Amerika Serikat (AS) yakin Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei dan lima hingga 10 pemimpin tinggi Iran tewas dalam serangan awal Israel.

Ia dilaporkan tewas pada hari Sabtu , ketika seorang pejabat senior Israel mengatakan kepada Reuters bahwa jenazahnya telah ditemukan setelah serangan udara AS-Israel di Iran. Citra satelit menunjukkan kerusakan signifikan pada kompleks kediamannya di Teheran, salah satu target pertama kampanye pengeboman.

Sementara itu, Iran membantah pemimpin Tertinggi Iran telah meninggal dunia dalam serangan tersebut.

Kepala hubungan masyarakat di kantor Pemimpin Tertinggi Iran pada hari Sabtu menuduh musuh-musuh negara itu melakukan "perang mental" setelah laporan Israel tentang kematian Ayatollah Ali Khamenei, menurut laporan media pemerintah Iran.

"Musuh sedang menggunakan perang mental, semua orang harus waspada," kata seorang pejabat humas seperti dikutip Reuters.

Baca Juga: Menlu Norwegia Khawatir dengan Perang Besar yang Terjadi di Timur Tengah




TERBARU

[X]
×