kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • LQ45795,33   3,48   0.44%
  • EMAS938.000 0,00%
  • RD.SAHAM 0.38%
  • RD.CAMPURAN 0.17%
  • RD.PENDAPATAN TETAP 0.08%

Ekspor Thailand di bulan Mei anjlok 22,5% meski ekspor emas melonjak 700%


Rabu, 24 Juni 2020 / 13:51 WIB
Ekspor Thailand di bulan Mei anjlok 22,5% meski ekspor emas melonjak 700%
ILUSTRASI. Corona di Thailand

Sumber: Reuters | Editor: Anna Suci Perwitasari

KONTAN.CO.ID - BANGKOK. Pandemi virus corona memukul neraca dagang Thailand. Rabu (24/6), Kementerian Perdagangan Thailand merilis, ekspor Thailand bulan Mei anjlok 22,5% dibandingkan periode yang tahun 2019. 

Ini merupakan penurunan terdalam dalam lebih dari 10 tahun. Realisasi ekspor Thailand ini juga lebih buruk dari hasil jajak pendapat Reuters yang memperkirakan ekspor turun 6,4% di bulan lalu. 

Padahal di bulan April lalu, secara mengejutkan, ekspor Thailand malah naik 2,21% secara yoy. Selain sektor pariwisata, ekspor juga menjadi pendorong utama pertumbuhan ekonomi Negeri Gajah Putih tersebut.

"Ekspor mungkin tidak akan jatuh lebih jauh tetapi bisa memakan waktu lama untuk pulih seperti sebelum ada pandemi," kata Pejabat Kementerian Perdagangan Thailan Pimchanok Vonkorpon dalam briefing hari ini.

Dia menambahkan, pemerintah memperkirakan ekspor di 2020 bisa turun 5%. Asal tahu saja, pada periode Januari-Mei 2020, ekspor sudah turun 3,71% yoy.

Baca Juga: Gara-gara paket durian Thailand, kantor pos Jerman evakuasi 60 karyawan

Walau secara keseluruhan ekspor turun, namun ekspor emas malah melonjak 735% yoy. Jika ekspor emas tidak di masukan, maka ekspor Thailand di bulan Mei lalu bisa mencapai 27,8%.

Tren ekspor emas diprediksi akan berlanjut setelah harga emas kembali berada di dekat rekor harga tertinggi dalam tujuh tahun pada hari ini.

Masyarakat Thailand memang banyak yang berinvestasi dalam emas dan memilih akan menjualnya saat harga si kuning sedang naik. Kemudian hasil penjualan akan di ekspor. 

Namun menurut Bank of Thailand (BoT) ekspor emas telah menambah tekanan ke atas pada bath. Bank sentral Thailand tersebut pun sedang mempertimbangkan sejumlah langkah untuk mengurangi dampak kenaikan ekspor emas. 

"Seperti yang kami bahas, BOT ingin mengendalikan pedagang emas, dan transaksi valas selama sesi malam hari," kata Tanarat Pasawongse, Chief Executive Officer Hua Seng Heng Group




TERBARU

[X]
×