CLOSE [X]
kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.600.000   -25.000   -0,95%
  • USD/IDR 17.623   57,00   0,32%
  • IDX 6.511   -78,39   -1,19%
  • KOMPAS100 857   -9,21   -1,06%
  • LQ45 648   -7,56   -1,15%
  • ISSI 227   -3,12   -1,36%
  • IDX30 361   -4,29   -1,18%
  • IDXHIDIV20 449   -3,67   -0,81%
  • IDX80 98   -1,08   -1,10%
  • IDXV30 125   -1,10   -0,87%
  • IDXQ30 116   -1,35   -1,15%

Emas Makin Berkilau, Naik 0,2% di Tengah Pelemahan Dolar AS


Selasa, 18 Agustus 2026 / 04:03 WIB
Emas Makin Berkilau, Naik 0,2% di Tengah Pelemahan Dolar AS
ILUSTRASI. Harga emas menguat 0,2% di malam ini (17/8/2026) setelah dolar AS melemah dan memudarnya peluang kenaikan The Fed (Shutterstock/KILAS INVESTASI)


Sumber: Reuters | Editor: Anna Suci Perwitasari

KONTAN.CO.ID - NEW YORK. Harga emas naik tipis pada hari ini, didukung oleh melemahnya dolar Amerika Serikat (AS) dan memudarnya ekspektasi kenaikan suku bunga Federal Reserve (The Fed), sementara investor terus memantau ketegangan geopolitik di Timur Tengah.

Senin (17/8/2026) pukul 21.00 WIB, harga emas di pasar spot naik 0,28% menjadi US$ 4.387,95 per ons troi.

Sejalan, harga emas berjangka AS untuk kontrak pengiriman Desember 2026 naik tipis 0,2% menjadi US$ 4.444,4 per ons troi.

Pasar emas tampaknya memperkirakan berada dalam lingkungan stagflasi, dengan lapangan kerja yang lebih lemah dan ekspektasi bahwa The Fed akan mentolerir tingkat inflasi saat ini, kata Bart Melek, kepala strategi komoditas global di TD Securities.

"Faktor besarnya adalah dolar AS telah melemah ke level psikologis penting 100."

Baca Juga: Iran Ancam Tingkatkan Ketegangan di Selat Hormuz, Ini Penyebabnya

Sementara itu, dolar jatuh ke level terendah dalam lebih dari dua bulan, membuat emas lebih murah bagi pembeli yang memegang mata uang lainnya.

Pasar mengurangi pertaruhan terhadap kenaikan suku bunga Federal Reserve setelah laporan gaji AS yang lebih lemah dari perkiraan pada minggu lalu dan data inflasi konsumen yang lemah.

Investor kini menunggu risalah pertemuan The Fed bulan Juli, yang akan dirilis pada hari Rabu, untuk mendapatkan petunjuk mengenai prospek kebijakan bank sentral.

Pedagang melihat kemungkinan 33% kenaikan suku bunga di bulan September, turun dari 51,2% di bulan sebelumnya, menurut FedWatch Tool dari CME.

Emas, yang tidak membayar bunga, cenderung mendapatkan keuntungan dari suku bunga yang lebih rendah karena mengurangi opportunity cost dalam memegang emas batangan.

Di bidang geopolitik, seorang pejabat senior Iran mengatakan kepada Reuters bahwa Teheran akan meningkatkan ketegangan di Selat Hormuz dan di seluruh kawasan jika upaya diplomatik dengan Amerika Serikat gagal, yang menandakan pendekatan yang lebih ofensif.


Tag


TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×