Penulis: Prihastomo Wahyu Widodo
KONTAN.CO.ID - FIFA berencana meningkatkan dana pengembangan sepak bola sebesar US$3,4 miliar atau sekitar Rp60,9 triliun untuk periode 2027-2030.
Tambahan tersebut akan diambil dari cadangan dana FIFA dan membuat total anggaran pengembangan sepak bola untuk periode tersebut mencapai US$6,35 miliar atau sekitar Rp113,8 triliun.
Namun, rencana tersebut juga datang ketika Presiden FIFA Gianni Infantino menghadapi tekanan akibat polemik rencana FIFA Forward Enterprise (FFE).
Situasi tersebut membuat tambahan dana untuk federasi anggota FIFA terlihat sebagai upaya Infantino untuk mendulang dukungan dalam pemilihan presiden FIFA pada Maret 2027.
Baca Juga: Infantino Buka Keran Dana FIFA, 211 Anggota Bisa Dapat Lebih Banyak
Setiap Federasi Bisa Dapat Rp448 Miliar
Mengutip BBC Sport, FIFA disebut akan mengajukan proposal tambahan dana tersebut dalam rapat Dewan FIFA pada Kamis (15/10).
Jika disetujui, dana yang dibagikan untuk periode 2027-2030 akan meningkat lebih dari dua kali lipat dibandingkan anggaran distribusi yang sebelumnya direncanakan.
Salah satu bagian terbesar dari proposal tersebut adalah peningkatan dana untuk setiap asosiasi anggota FIFA.
Jika rencana disetujui, masing-masing dari 211 asosiasi anggota FIFA akan menerima US$25 juta atau sekitar Rp448 miliar.
Selain itu, enam konfederasi sepak bola akan mendapatkan masing-masing US$99 juta atau sekitar Rp1,77 triliun.
Berikut rincian dana yang diusulkan FIFA:
- 211 asosiasi anggota: US$25 juta atau sekitar Rp448 miliar per asosiasi.
- 6 konfederasi: US$99 juta atau sekitar Rp1,77 triliun per konfederasi.
- 13 asosiasi zona/regional: US$8,25 juta atau sekitar Rp147,8 miliar per asosiasi.
- 100 asosiasi anggota: US$1,1 juta atau sekitar Rp19,7 miliar untuk kebutuhan perjalanan dan peralatan.
Baca Juga: Gianni Infantino Usulkan Perubahan Tata Kelola FIFA, Ini Rencananya
Dana FIFA Dibagi untuk Tiga Fokus
FIFA juga telah menentukan arah penggunaan dana tambahan tersebut. Sepertiga dana akan dialokasikan untuk bidang berbeda.
Sepertiga pertama akan digunakan untuk pengembangan sepak bola wanita dan pembinaan pemain muda.
Sepertiga selanjutnya akan digunakan untuk pembangunan infrastruktur. FIFA menetapkan akses terhadap infrastruktur tersebut harus diberikan secara setara untuk pengembangan sepak bola wanita dan usia muda.
Bagian terakhir akan dialokasikan untuk berbagai proyek pengembangan sepak bola.
Baca Juga: Pemilihan Presiden FIFA 2027: Gianni Infantino Kembali Mencalonkan Diri














