CLOSE [X]
kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.601.000   -9.000   -0,34%
  • USD/IDR 17.880   -62,00   -0,35%
  • IDX 6.340   108,24   1,74%
  • KOMPAS100 839   16,49   2,00%
  • LQ45 637   8,89   1,42%
  • ISSI 218   3,63   1,69%
  • IDX30 358   3,90   1,10%
  • IDXHIDIV20 444   3,51   0,80%
  • IDX80 96   1,59   1,69%
  • IDXV30 119   0,82   0,69%
  • IDXQ30 115   1,03   0,91%

FIFA Selidiki Insiden Ricuh Spanyol vs Argentina di Final Piala Dunia


Selasa, 21 Juli 2026 / 07:41 WIB
FIFA Selidiki Insiden Ricuh Spanyol vs Argentina di Final Piala Dunia
ILUSTRASI. Piala Dunia 2026 (REUTERS/John Sibley)


Penulis: Prihastomo Wahyu Widodo

KONTAN.CO.ID - FIFA resmi membuka penyelidikan atas kericuhan yang terjadi setelah laga final Piala Dunia 2026 antara Spanyol dan Argentina.

Reuters pada Senin (20/7) melaporkan, badan sepak bola dunia itu menunjuk seorang jaksa disiplin dan etik untuk mengusut insiden bentrokan yang melibatkan para pemain dari kedua tim.

Kericuhan pecah sesaat setelah Spanyol memastikan kemenangan 1-0 atas Argentina melalui babak extra time, sekaligus mengamankan gelar juara Piala Dunia kedua dalam sejarah La Roja.

FIFA Tunjuk Jaksa Disiplin dan Etik

Dalam pernyataan resminya, FIFA mengonfirmasi telah menunjuk jaksa disiplin dan etik untuk menyelidiki insiden yang terjadi setelah peluit panjang dibunyikan.

Namun, FIFA belum mengungkapkan kapan proses investigasi tersebut akan selesai maupun apakah ada potensi sanksi terhadap pemain atau ofisial yang terlibat.

Baca Juga: Daftar Hadiah Peserta Piala Dunia 2026, Spanyol Kantongi Rp898,5 Miliar

Kronologi Kericuhan Final Spanyol vs Argentina

Argentina harus bermain dengan 10 orang sejak menit ke-93 waktu normal setelah gelandang Enzo Fernandez menerima kartu kuning kedua dan diusir keluar lapangan.

Setelah peluit akhir dibunyikan, gelandang Argentina Leandro Paredes terlibat adu mulut dengan beberapa pemain Spanyol, termasuk bek Eric Garcia dan gelandang Gavi.

Insiden tersebut dengan cepat berkembang menjadi bentrokan yang melibatkan lebih banyak pemain dari kedua kubu.

Kedua tim saling mendorong hingga akhirnya dipisahkan oleh ofisial pertandingan dan staf masing-masing.

Baca Juga: Rekor Bersejarah Spanyol! 38 Laga Tanpa Kekalahan Hingga Juara Piala Dunia 2026

Pelatih Argentina Lionel Scaloni juga terlihat berusaha menenangkan para pemain agar situasi tidak semakin memanas.

Sebelum kericuhan terjadi, Spanyol lebih dulu memastikan kemenangan lewat gol Ferran Torres pada babak tambahan.

Gol tersebut menjadi penentu kemenangan 1-0 atas Argentina sekaligus membawa La Roja meraih gelar juara Piala Dunia untuk kedua kalinya.

Hingga kini, FIFA belum memberikan keterangan lebih lanjut mengenai kemungkinan sanksi maupun jadwal penyelesaian proses investigasi terhadap insiden tersebut.

Baca Juga: Daftar Lengkap Peraih Penghargaan Individu Piala Dunia 2026: Timnas Spanyol Dominan




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Strategi Implementasi PP 20 tahun 2026 (PPh Final UMKM) dan Mitigasi Risiko SP2DK

[X]
×