kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.703.000   -30.000   -1,10%
  • USD/IDR 17.865   76,00   0,43%
  • IDX 6.145   -75,65   -1,22%
  • KOMPAS100 813   -12,01   -1,46%
  • LQ45 614   -11,73   -1,88%
  • ISSI 210   -2,32   -1,09%
  • IDX30 348   -7,09   -2,00%
  • IDXHIDIV20 427   -9,61   -2,20%
  • IDX80 92   -1,46   -1,56%
  • IDXV30 115   -1,04   -0,90%
  • IDXQ30 111   -2,85   -2,49%

Filipina desak China mundur pasca kapal penjaga pantai lakukan pemblokiran di LCS


Kamis, 18 November 2021 / 15:29 WIB
ILUSTRASI. Filipina desak China mundur pasca kapal penjaga pantai lakukan pemblokiran di LCS


Sumber: Reuters | Editor: Noverius Laoli

Kantor Presiden Rodrigo Duterte, yang telah menjadi pendukung setia China, mengatakan pihaknya mengetahui insiden di kawanan itu. "Kami akan terus menegaskan kedaulatan, hak berdaulat, dan yurisdiksi kami," kata juru bicara penjabat Karlo Nograles.

Sebelum insiden itu, Penasihat Keamanan Nasional Hermogenes Esperon mengatakan pihak berwenang telah melihat kehadiran yang tidak biasa dari milisi maritim China di dekat atol dan pulau Thitu yang diduduki Filipina. China membantah mengoperasikan milisi.

Ada 19 kapal di dekat Second Thomas Shoal minggu lalu, dan 45 di dekat Pulau Thitu, kata Esperon kepada wartawan, menggambarkan mereka sebagai "sangat agresif".

Selanjutnya: Jet tempur siluman F35 dari skuadron kapal induk Inggris jatuh, pilot selamat




TERBARU
Kontan Academy
Langganan Business Insight promo optimal Supply Chain End-to-End: From Forecast to Customer Value

[X]
×