Ford berencana tingkatkan produksi F-150 Lightning menjadi 80.000 per tahun

Jumat, 17 September 2021 | 10:31 WIB   Reporter: Adrianus Octaviano
Ford berencana tingkatkan produksi F-150 Lightning menjadi 80.000 per tahun

ILUSTRASI. Ford akan menginvestasikan US$ 250 juta dan menambah 450 pekerjaan per jam di tiga fasilitas pabrik.

KONTAN.CO.ID - DETROIT. Ford Motor Co berencana akan meningkatkan kapasitas produksi F-150 Lightning menjadi 80.000 per tahun. Ford memperkirakan permintaan untuk truk pikap listrik tersebut semakin kuat seiring rencananya yang akan mulai dijual musim semi mendatang. 

Mengutip Reuters, Ford akan menginvestasikan US$ 250 juta dan menambah 450 pekerjaan per jam di tiga fasilitas negara bagian untuk mengangkat produksi kendaraan. Sejatinya, pengamat industri masih mempertanyakan apakah pembeli individu akan beralih dari pickup bertenaga gas mereka untuk model listrik. 

Asal tahu saja, The Lightning saat ini sudah memiliki lebih dari 150.000 pemesanan merupakan versi listrik dari truk F-150 bertenaga gas yang saat ini termasuk produk terlaris dari  Ford. "Minat dari publik telah melampaui ekspektasi tertinggi kami," kata Bill Ford, Executive Chairman Ford dalam sebuah pernyataan. 

Baca Juga: Perusahaan global mulai gencar investasi, anggaran belanja modal melonjak

Produsen mobil asal AS ini merubah targetnya untuk produksi tahunan lebih dari 80.000 truk pickup Lightning pada tahun 2024, naik dari target sebelumnya lebih dari 40.000. 

Produksi prototipe truk Lightning saat ini menempati sebagian dari area perakitan kendaraan listrik seluas 500.000 kaki persegi. Ford memiliki ruang untuk berkembang jika permintaan memungkinkan,

Saat ini, Ford dan produsen mobil global lainnya berlomba untuk mengubah jajaran mobil bertenaga bensin mereka menjadi tenaga listrik di bawah tekanan dari kawasan seperti Eropa dan China untuk mengurangi emisi kendaraan. 

Rencana Ford untuk meningkatkan kapasitas juga muncul saat Kongres memperdebatkan apakah akan memperluas kredit pajak untuk kendaraan listrik, termasuk menawarkan tambahan US$ 4.500 untuk EV seperti Lightning yang dibuat di Amerika Serikat dengan serikat pekerja. 

Baca Juga: Toyota dan Honda Tuding Proposal Insentif Pajak Partai Demokrat AS Diskriminatif

Editor: Wahyu T.Rahmawati

Terbaru