kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.997.000   -24.000   -0,79%
  • USD/IDR 16.974   58,00   0,34%
  • IDX 7.137   -224,90   -3,05%
  • KOMPAS100 989   -32,34   -3,17%
  • LQ45 728   -22,86   -3,04%
  • ISSI 249   -9,93   -3,83%
  • IDX30 392   -8,64   -2,16%
  • IDXHIDIV20 487   -9,80   -1,97%
  • IDX80 111   -3,58   -3,12%
  • IDXV30 132   -2,45   -1,82%
  • IDXQ30 127   -2,57   -1,99%

Korea Utara Tembakkan Proyektil ke Laut saat AS–Korsel Gelar Latihan Militer


Sabtu, 14 Maret 2026 / 12:22 WIB
Korea Utara Tembakkan Proyektil ke Laut saat AS–Korsel Gelar Latihan Militer
ILUSTRASI. NORTHKOREA-MISSILES/ (/ )


Sumber: Reuters | Editor: Tri Sulistiowati

KONTAN.CO.ID - SEOUL/TOKYO. Korea Utara menembakkan sebuah proyektil ke arah laut pada hari Sabtu, kata Korea Selatan dan Jepang, dengan Tokyo mengatakan itu mungkin sebuah rudal balistik, sementara AS dan Korea Selatan melakukan latihan militer.

Proyektil tersebut ditembakkan ke arah laut di lepas pantai timur Korea Utara, kata militer Korea Selatan dalam pesan singkat kepada wartawan. Mereka tidak memberikan detail lebih lanjut. Penjaga pantai Jepang mengatakan proyektil tersebut tampaknya jatuh ke laut.

Baca Juga: Kedutaan Besar AS di Baghdad, Irak, Terkena Serangan Rudal,

Tampaknya latihan tersebut jatuh di luar zona ekonomi eksklusif Jepang, demikian dilaporkan oleh stasiun penyiaran publik Jepang NHK, mengutip sumber dari kementerian pertahanan.

Seoul dan Washington lima hari sebelumnya meluncurkan latihan besar-besaran, yang menurut mereka murni bersifat defensif, bertujuan untuk menguji kesiapan menghadapi ancaman militer dari Korea Utara.

Korea Utara yang bersenjata nuklir sering menunjukkan kemarahan dan keberatannya terhadap latihan semacam itu, dengan mengatakan bahwa latihan tersebut adalah "latihan persiapan" untuk agresi bersenjata terhadapnya oleh sekutu.

Pada hari Kamis, Perdana Menteri Korea Selatan bertemu dengan Presiden AS Donald Trump di Washington untuk membahas cara-cara membuka kembali dialog dengan Korea Utara, yang telah ditangguhkan sejak 2019.

Baca Juga: Trump Ancam Bakal Serang pulau Kharg Jika Iran Tetap Tutup Selat Hormuz




TERBARU

[X]
×