Sumber: Reuters | Editor: Tri Sulistiowati
KONTAN.CO.ID - ST. PETERSBURG, RUSIA. Presiden Rusia Vladimir Putin mengadakan pertemuan empat mata dengan mantan Kanselir Jerman Gerhard Schroeder kata ajudan Kremlin Yuri Ushakov seperti dikutip oleh kantor berita Rusia pada hari Jumat (5/6).
"Diskusi itu ramah. Itu dalam bentuk pertemuan empat mata," kata Ushakov seperti dikutip oleh kantor berita tersebut.
"Sejujurnya saya tidak tahu detailnya. Itu terjadi di Moskow, di Kremlin." tambahnya.
Baca Juga: Kim Jong Un Pantau Uji Kapal Perang, Tegaskan Pentingnya Kekuatan Militer di Laut
Dalam komentarnya kepada para jurnalis, Ushakov mengatakan bahwa para pejabat Rusia terlibat dalam banyak kontak informal.
"Saya dapat membayangkan bahwa ada banyak kontak informal dan kita sama sekali tidak mengetahuinya," kata Ushakov seperti dikutip oleh kantor berita.
Schroeder menjabat sebagai Kanselir Jerman dari tahun 1998 hingga 2005, ketika Partai Sosial Demokratnya kalah dalam pemilihan.
Ia kemudian bekerja untuk perusahaan-perusahaan negara Rusia dan menjalin hubungan dekat dengan Putin.
Bulan lalu, Putin mengisyaratkan bahwa ia bersedia untuk menegosiasikan pengaturan keamanan baru untuk Eropa, dengan Schroeder sebagai mitra pilihannya.
Namun, para menteri luar negeri Uni Eropa dalam pertemuan di Brussels menolak peran apa pun untuk Schroeder, dengan kepala kebijakan luar negeri Uni Eropa, Kaja Kallas, mengatakan bahwa hal itu akan memungkinkan mantan kanselir tersebut untuk duduk di kedua sisi meja.
Ushakov mengatakan dia tidak membuat pernyataan publik tentang kontak informalnya sendiri, termasuk dengan utusan khusus AS yang menangani konflik di Ukraina - Steve Witkoff dan Jared Kushner, menantu Presiden Donald Trump.
Dia mencatat bahwa diplomasi AS difokuskan pada peristiwa di Iran, tetapi mengatakan kunjungan Witkoff dan Kushner ke Moskow yang akan datang sedang dipersiapkan, tetapi tanggalnya belum disepakati.
Baca Juga: AS Jatuhkan Sanksi Baru, Bongkar Jaringan Penyelundup Elpiji Iran ke Asia













