kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 1.781.000   -38.000   -2,09%
  • USD/IDR 16.565   165,00   0,99%
  • IDX 6.511   38,26   0,59%
  • KOMPAS100 929   5,57   0,60%
  • LQ45 735   3,38   0,46%
  • ISSI 201   1,06   0,53%
  • IDX30 387   1,61   0,42%
  • IDXHIDIV20 468   2,62   0,56%
  • IDX80 105   0,58   0,56%
  • IDXV30 111   0,69   0,62%
  • IDXQ30 127   0,73   0,58%

Galaxy Nexus Samsung boleh melenggang di AS


Minggu, 14 Oktober 2012 / 12:18 WIB
Galaxy Nexus Samsung boleh melenggang di AS
ILUSTRASI. Intip kurs dollar-rupiah Bank Mandiri jelang tengah hari ini, Selasa 10 Agustus 2021./pho KONTAN/Carolus Agus Waluyo/09/08/2021,


Sumber: BBC |

NEW YORK. Samsung bisa sedikit bernapas lega. Pengadilan banding di Amerika Serikat membatalkan larangan penjualan telepon genggam pintar Galaxy Nexus. Sebelumnya smartphone ini dilarang di pasaran Paman Sam lantaran sengketa hak kekayaan intelektual dengan rival utamanya, Apple.

Pengadilan banding di Washington menyatakan tidak ada bukti yang menunjukkan bahwa penjualan telepon Samsung didorong oleh fitur-fitur yang dijiplak dari telepon pintar iPhone buatan Apple.

Sidang banding digelar menyusul putusan pengadilan distrik di California yang mengeluarkan larangan penjualan pada Juni.

Namun hakim pengadilan banding dalam sidang Kamis (11/10) mengatakan pengadilan California telah menyalahgunakan wewenangnya dengan mengeluarkan perintah pengadilan.

Akan tetap laris

Pengadilan banding meminta Apple untuk membuktikan bahwa kerugian yang diderita memang terkait dengan pelanggaran paten.

Dengan kata lain, lanjut putusan pengadilan, produk Samsung mungkin akan tetap laris sekalipun tanpa dilengkapi dengan fitur yang dipatenkan.

Menurut pengadilan banding federal, meskipun Apple menyatakan Samsung melanggar hak paten fitur suara Siri, fitur telepon Nexus tidak serupa.

"Galaxy Nexus tidak dilengkapi dengan fitur seperti Siri," kata pengadilan.

Sebelumnya, Apple menuduh Samsung mencuri teknologi telepon pintar dan komputer tabletnya. Para analis mengatakan putusan pengadilan federal di Washington dianggap sebagai kemenangan penting bagi Samsung dan akan membantu mendorong nilai saham perusahaan Korea Selatan itu.


Survei KG Media

TERBARU
Kontan Academy
Supply Chain Management on Procurement Economies of Scale (SCMPES) Brush and Beyond

[X]
×