Reporter: Nina Dwiantika | Editor: Nina Dwiantika
KONTAN.CO.ID - TEXAS. Langkah berani datang dari GameStop. Peritel video game asal Amerika Serikat itu mengajukan proposal akuisisi terhadap eBay Inc senilai sekitar US$ 56 miliar melalui skema kombinasi tunai dan saham.
Reuters (4/5) melaporkan, Chief Executive Officer (CEO) GameStop Ryan Cohen mengatakan, pihaknya siap membawa penawaran tersebut langsung kepada pemegang saham apabila dewan direksi eBay menolak atau tidak merespons proposal itu.
Dalam surat kepada dewan direksi eBay yang dilihat Reuters, Cohen menawarkan harga US$ 125 per saham, dengan komposisi 50% tunai dan 50% saham. Nilai itu mencerminkan premi sekitar 20% dibanding harga penutupan saham eBay pada Jumat (2/5).
Jika terealisasi, transaksi ini akan menjadi salah satu aksi korporasi paling tidak lazim di Wall Street. Pasalnya, kapitalisasi pasar eBay saat ini hampir empat kali lebih besar dibanding GameStop.
Pada penutupan perdagangan Jumat, nilai pasar GameStop tercatat sekitar US$ 12 miliar, sedangkan eBay mencapai US$ 46 miliar.
Reuters melaporkan, GameStop telah mengumpulkan kepemilikan sekitar 5% di eBay melalui saham dan instrumen derivatif. Penawaran tersebut pertama kali diungkap Wall Street Journal dalam wawancara dengan Cohen.
Cohen menilai penggabungan GameStop dan eBay akan membuka peluang besar untuk meningkatkan laba sekaligus memangkas biaya operasional.
“Ini bisa menjadi pesaing yang sah bagi Amazon,” ujar Cohen kepada Wall Street Journal.
Ia mengklaim, GameStop mampu memangkas biaya tahunan eBay hingga US$ 2 miliar dalam 12 bulan setelah transaksi rampung. Selain itu, sekitar 1.600 gerai GameStop di AS disebut dapat menjadi jaringan nasional bagi eBay untuk layanan autentikasi, penerimaan barang, logistik pemenuhan pesanan, hingga live commerce.
Tak hanya itu, Cohen juga mengaku telah mengantongi komitmen pendanaan, termasuk surat dukungan pembiayaan utang senilai sekitar US$ 20 miliar dari TD Bank. Ia juga membuka peluang mencari dukungan investor eksternal, termasuk sovereign wealth fund dari Timur Tengah.
Jika akuisisi berhasil, Cohen menyatakan dirinya akan memimpin entitas gabungan sebagai CEO.
“eBay seharusnya bernilai jauh lebih tinggi dan akan bernilai jauh lebih tinggi. Saya berpikir mengubah eBay menjadi perusahaan bernilai ratusan miliar dolar,” kata Cohen.
Baca Juga: Iran Rilis Peta Baru Wilayah Kontrol di Selat Hormuz, Picu Perhatian Global
Taruhan besar GameStop
Langkah ini menandai ambisi terbaru Cohen dalam mentransformasi GameStop, perusahaan yang sempat menjadi ikon fenomena saham meme pada 2021.
Saat itu, saham GameStop melonjak lebih dari 1.700% setelah diborong investor ritel yang melawan posisi short hedge fund. Cohen kemudian masuk ke jajaran direksi pada Januari 2021 dan akhirnya menjadi CEO.
Meski telah melakukan efisiensi besar-besaran dan kembali mencetak laba, bisnis inti GameStop masih menghadapi tekanan struktural akibat pergeseran industri game ke penjualan digital dan layanan online. Bulan lalu, perusahaan melaporkan pendapatan kuartal IV turun 14%.
Sebaliknya, eBay justru menunjukkan kinerja yang lebih solid. Pekan lalu, perusahaan e-commerce itu memproyeksikan pendapatan kuartal II di atas ekspektasi analis, didorong permintaan barang koleksi, aksesori otomotif, serta lelang berbasis siaran langsung.
Jika proposal ini berlanjut, pasar akan mencermati apakah dewan direksi eBay bersedia membuka pintu negosiasi, atau justru menolak mentah-mentah tawaran berani dari GameStop.
Baca Juga: Bandara Dubai Pulih, Trafik Penerbangan Kembali Normal Pasca Konflik Timur Tengah












