kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.940.000   20.000   0,68%
  • USD/IDR 16.808   -72,00   -0,43%
  • IDX 8.032   96,61   1,22%
  • KOMPAS100 1.132   15,02   1,34%
  • LQ45 821   5,36   0,66%
  • ISSI 284   5,77   2,08%
  • IDX30 427   0,41   0,10%
  • IDXHIDIV20 513   -1,95   -0,38%
  • IDX80 127   1,53   1,22%
  • IDXV30 139   0,46   0,33%
  • IDXQ30 139   -0,29   -0,21%

Harga Bitcoin Menanjak, Tampak Momentum Bullish Lebih Lanjut


Senin, 08 Agustus 2022 / 13:44 WIB
Harga Bitcoin Menanjak, Tampak Momentum Bullish Lebih Lanjut
ILUSTRASI. Harga Bitcoin menanjak pada Senin (8/8/2022), coba tembus level US$ 24.000.


Reporter: SS. Kurniawan | Editor: S.S. Kurniawan

KONTAN.CO.ID - Harga Bitcoin menanjak pada Senin (8/8) karena sebagian besar investor tampaknya pulih menyusul laporan data pekerjaan AS yang sangat kuat pada Jumat (5/8) pekan lalu.

Berdasarkan data CoinDesk pada Senin (8/8) pukul 13.33 WIB, harga Bitcoin ada di US$ 23.746 atau naik 3,24% dalam 24 jam terakhir, mencoba menembus level US$ 24.000.

Harga Bitcoin turun ke bawah US$ 23.000 pada Jumat (5/8) menyusul laporan Departemen Tenaga Kerja AS, yang menggandakan ekspektasi sebagian besar analis untuk pertumbuhan pekerjaan pada Juli lalu.

Lapangan kerja yang bertambah di negeri uak Sam melawan indikator sebelumnya yang menunjukkan ekonomi cukup melambat yang memungkinkan The Fed segera mengurangi kenaikan suku bunga.

Baca Juga: Jeblok di Kuartal Kedua, Begini Prospek Kripto di Kuartal Ketiga

"Jika Bitcoin bisa bertahan di level US$ 23.000, itu bisa sangat menjanjikan untuk prospek jangka menengah," kata Analis Pasar Senior Oanda Americas Edward Moya kepada CoinDesk. 

"Bitcoin telah stabil dan bisa melihat momentum bullish lebih lanjut pada penembusan level US$ 25.000," ujarnya.

Ada 528.000 pekerjaan tambahan di AS pada Juli lalu. Angka ini dua kali lipat lebih dari konsensus di antara analis yang mempelajari pasar tenaga kerja dan tanda yang jelas bahwa satu bagian dari ekonomi ini tetap kuat.

"Statistik ekonomi tiba-tiba berubah sedikit lebih cerah," kata Kepala Ekonom Analisis Moody's Mark Zandi di Twitter, Minggu (7/8), seperti dikutip CoinDesk.

"Laporan pekerjaan Juli menunjukkan ketahanan ekonomi, dan mengapa kita tidak berada dalam resesi atau resesi jangka pendek yang tak terhindarkan," ujar dia.




TERBARU
Kontan Academy
Intensive Sales Coaching: Lead Better, Sell More! Supply Chain Management on Practical Sales Forecasting (SCMPSF)

[X]
×