kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.610.000   7.000   0,27%
  • USD/IDR 18.003   -29,00   -0,16%
  • IDX 6.249   13,10   0,21%
  • KOMPAS100 819   2,41   0,30%
  • LQ45 623   1,29   0,21%
  • ISSI 216   0,85   0,40%
  • IDX30 350   0,20   0,06%
  • IDXHIDIV20 429   -0,97   -0,23%
  • IDX80 94   0,29   0,31%
  • IDXV30 118   0,35   0,30%
  • IDXQ30 111   -0,24   -0,21%

Harga Emas Menguat Hampir 1% di Pagi Ini (3/8), Disokong Keputusan Trump di Iran


Senin, 03 Agustus 2026 / 07:59 WIB
Harga Emas Menguat Hampir 1% di Pagi Ini (3/8), Disokong Keputusan Trump di Iran
ILUSTRASI. Harga emas spot dan emas berjangka sama-sama menguat hampir 1% disokong keputusan Trump tahan serangan ke Iran dan pelemahan harga minyak (REUTERS/Alexander Manzyuk)


Sumber: Reuters | Editor: Anna Suci Perwitasari

KONTAN.CO.ID - SYDNEY. Harga emas naik pada hari ini karena harga minyak jatuh setelah Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump menunda serangan baru terhadap Iran dengan harapan kesepakatan cepat, sedikit mengurangi kekhawatiran mengenai inflasi dan suku bunga yang lebih tinggi.

Senin (3/8/2026) pukul 07.30 WIB, harga emas di pasar spot naik 0,7% menjadi US$ 4.067,06 per ons troi.

Sejalan, harga emas berjangka untuk kontrak pengiriman Oktober 2026 naik 0,9% menjadi US$ 4.065,6 per ons troi.

Trump mengatakan pada hari Sabtu (1/8/2026) malam di platform Truth Social-nya bahwa Iran dan negara-negara Timur Tengah lainnya telah meminta waktu untuk menyelesaikan kesepakatan yang akan mengarah pada pembukaan kembali Selat Hormuz yang “Segera, Lengkap dan Total" dan "berakhirnya ancaman nuklir Iran”.

Baca Juga: Negosiasi AS-Iran Berlangsung Hari Ini (3/8), Trump Tidak Tetapkan Tenggat Waktu

Keperkasaan emas bertambah setelah harga minyak turun lebih dari US$ 5 per barel pada pembukaan hari ini (3/8/2026).

Emas berada di bawah tekanan sejak awal konflik AS-Iran, karena kenaikan inflasi yang dipicu oleh perang dapat mendorong bank sentral menaikkan suku bunga. Meskipun emas batangan secara tradisional dipandang sebagai lindung nilai terhadap inflasi, daya tariknya cenderung berkurang di lingkungan dengan suku bunga tinggi karena tidak menghasilkan bunga.

Sebelumnya, tiga pejabat Federal Reserve yang berbeda pendapat pada pertemuan kebijakan minggu lalu dan mendukung kenaikan suku bunga menyatakan kekhawatiran bahwa tanpa peningkatan segera dalam biaya pinjaman jangka pendek, inflasi akan tetap berada di atas target The Fed sebesar 2%, yang telah terjadi selama lebih dari lima tahun.

Pelaku pasar juga akan fokus pada sejumlah laporan ketenagakerjaan AS yang akan dirilis minggu ini, termasuk data lowongan pekerjaan, laporan ketenagakerjaan ADP, klaim pengangguran mingguan, dan laporan nonfarm payrolls.




TERBARU

[X]
×