Sumber: Reuters | Editor: Anna Suci Perwitasari
KONTAN.CO.ID - TOKYO. Harga emas sedikit turun di awal pekan karena dolar Amerika Serikat (AS) menguat setelah emas batangan mencatatkan kenaikan lebih dari 2% pada sesi sebelumnya, karena data inflasi AS yang lebih rendah dari perkiraan meningkatkan ekspektasi penurunan suku bunga oleh Federal Reserve.
Senin (16/2/2026) pukul 09.30 WIB, harga emas spot turun 0,4% menjadi US$ 5.020,10 per ons setelah naik 2,5% pada sesi sebelumnya.
Sejalan, harga emas untuk kontrak berjangka pengiriman April turun 0,1% menjadi US$ 5.039,50 per ons.
Indeks dolar AS naik pada hari Senin, membuat emas batangan yang dihargai dalam dolar AS menjadi lebih mahal bagi pemegang mata uang lain.
Di sisi lain, indeks Harga Konsumen AS naik 0,2% pada bulan Januari, di bawah ekspektasi ekonom sebesar 0,3%, setelah kenaikan 0,3% yang tidak direvisi pada bulan Desember, kata Departemen Tenaga Kerja pada hari Jumat. Inflasi yang lebih rendah biasanya meningkatkan peluang penurunan suku bunga.
Baca Juga: Harga Minyak Bergerak Tipis di Pagi Ini (16/2), Jelang Pembicaraan Nuklir AS-Iran
Para pelaku pasar saat ini mengantisipasi total penurunan suku bunga sebesar 75 basis poin tahun ini, dengan penurunan pertama diperkirakan pada bulan Juli, menurut data yang dikumpulkan oleh LSEG.
Emas batangan yang tidak memberikan imbal hasil cenderung berkinerja baik dalam lingkungan suku bunga rendah.
Sementara itu, Federal Reserve AS diperkirakan akan menunjuk Randall Guynn sebagai direktur pengawasan dan regulasi barunya, kata dua orang yang mengetahui masalah tersebut, menempatkan seorang veteran Wall Street dengan hubungan yang kuat dengan perbankan dalam posisi yang berpengaruh untuk mengawasi industri tersebut.
Di tempat lain, militer AS sedang mempersiapkan kemungkinan operasi berkelanjutan selama berminggu-minggu terhadap Iran jika Presiden Donald Trump memerintahkan serangan, kata dua pejabat AS kepada Reuters, yang berpotensi menjadi konflik yang jauh lebih serius daripada yang pernah terjadi sebelumnya antara kedua negara.
Baca Juga: Ekonomi Jepang Hanya Tumbuh Tipis 0,2% di Kuartal IV-2025, Jauh dari Proyeksi Pasar
Sementara itu, Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu mengatakan pada hari Minggu bahwa ia telah memberi tahu Presiden AS Donald Trump pekan lalu bahwa setiap kesepakatan AS dengan Iran harus mencakup pembongkaran infrastruktur nuklir Iran, bukan hanya menghentikan proses pengayaan.
Sementara itu, harga perak spot turun 0,6% menjadi US$ 76,92 per ons, setelah naik 3% pada hari Jumat. Dengan harga spot platinum turun 0,4% menjadi US$ 2.054,35 per ons, dan paladium naik 0,4% menjadi US$ 1.692,23













![[Intensive Workshop] Excel for Business Reporting](https://fs-media.kontan.co.id/kstore/upload/brand_images/brand_images_28012616011400.jpg)