kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 1.964.000   20.000   1,03%
  • USD/IDR 16.501   124,00   0,76%
  • IDX 7.771   -180,81   -2,27%
  • KOMPAS100 1.082   -24,22   -2,19%
  • LQ45 794   -17,88   -2,20%
  • ISSI 263   -5,59   -2,08%
  • IDX30 412   -9,22   -2,19%
  • IDXHIDIV20 479   -9,02   -1,85%
  • IDX80 119   -3,01   -2,46%
  • IDXV30 129   -3,65   -2,76%
  • IDXQ30 133   -2,74   -2,01%

Harga Emas Naik Sepekan, Dipicu Pelemahan Dolar dan Ekspektasi Penurunan Suku Bunga


Jumat, 29 Agustus 2025 / 12:04 WIB
Harga Emas Naik Sepekan, Dipicu Pelemahan Dolar dan Ekspektasi Penurunan Suku Bunga
ILUSTRASI. Harga emas berada di jalur kenaikan bulanan pada hari Jumat setelah mencapai puncak lebih dari satu bulan di sesi sebelumnya. REUTERS/Bogdan Cristel/File Photo


Sumber: Reuters | Editor: Herlina Kartika Dewi

KONTAN.CO.ID - SINGAPURA. Harga emas berada di jalur kenaikan bulanan pada hari Jumat setelah mencapai puncak lebih dari satu bulan di sesi sebelumnya, didukung oleh pelemahan dolar secara keseluruhan dan meningkatnya ekspektasi penurunan suku bunga AS pada bulan September.

Mengutip Reuters, Jumat (29/8/2025), harga emas spot turun 0,3% menjadi US$ 3.408,26 per ons troi, pada pukul 04.30 GMT, karena aksi ambil untung. 
Harga emas batangan telah menguat 3,9% sepanjang bulan ini dan mencapai titik tertingginya di US$ 3.423,16 sejak 23 Juli pada hari Kamis.

Harga emas berjangka AS untuk pengiriman Desember turun 0,2% menjadi US$ 3.469 per ons troi.

Baca Juga: Harga Emas Mendekati Puncak Satu Bulan Jumat (29/8) Pagi, Didukung Pelemahan Dolar AS

Dolar diperkirakan akan mengalami penurunan bulanan, membuat emas yang dihargakan dalam dolar AS lebih murah bagi pemegang mata uang lainnya.

"Logam mulia ini tetap menjadi pilihan populer bagi investor menjelang periode pelonggaran kebijakan moneter di AS yang diperkirakan akan dimulai bulan depan," kata kepala analis pasar KCM Trade, Tim Waterer.

Gubernur Federal Reserve Christopher Waller pada hari Kamis meningkatkan seruannya untuk memangkas biaya pinjaman jangka pendek AS, dengan mengatakan bahwa ia akan mendukung pemotongan suku bunga bulan depan dan pemotongan lebih lanjut selama tiga hingga enam bulan ke depan.

Para pedagang mengatakan ada peluang 86% untuk pemotongan suku bunga sebesar 25 basis poin pada pertemuan kebijakan The Fed bulan depan, menurut CME FedWatch Tool.

Baca Juga: Harga Emas Sentuh Puncak 5 Pekan Kamis (28/8), Terangkat Pelemahan Dolar AS

Investor kini menunggu rilis Indeks Harga Pengeluaran Konsumsi Pribadi (PCE) di AS, ukuran inflasi pilihan The Fed, yang akan dirilis hari ini, untuk mendapatkan petunjuk lebih lanjut tentang arah suku bunga The Fed.

"Jika kita melihat PCE inti stabil di 0,3% untuk bulan ini, ini akan menjaga semuanya tetap pada jalurnya terkait perkiraan penurunan suku bunga dari The Fed," kata Waterer.

Sementara itu, Gubernur The Fed Lisa Cook mengajukan gugatan pada hari Kamis dengan klaim bahwa Presiden AS Donald Trump tidak memiliki wewenang untuk memberhentikannya dari jabatannya.

Selanjutnya: Promo JSM Hypermart 29 Agustus-1 September 2025, Durian Monthong Diskon Rp 15.000

Menarik Dibaca: Cuma Hari Ini, Promo Spesial Dufan 40 Tahun: Flash Sale Beli 1 Gratis 1 Tiket Reguler




TERBARU
Kontan Academy
[Intensive Workshop] AI-Powered Scenario Analysis AYDA dan Penerapannya, Ketika Debitor Dinyatakan Pailit berdasarkan UU. Kepailitan No.37/2004

[X]
×