Sumber: Reuters | Editor: Yudho Winarto
KONTAN.CO.ID - Harga emas bergerak naik tipis pada Selasa (22/9/2026), ditopang penurunan imbal hasil US Treasury. Namun, prospek kenaikan suku bunga Amerika Serikat (AS) kembali membatasi penguatan harga emas.
Mengutip Reuters, harga emas spot naik 0,3% menjadi US$4.357,31 per ons troi pada pukul 00.52 GMT. Sementara itu, harga emas berjangka AS untuk pengiriman Desember menguat 0,3% ke level US$4.395 per ons troi.
Baca Juga: Harga Minyak Naik Tipis di Pagi Ini (22/9): Jelang Kemungkinan Pembicaraan AS-Iran
Imbal hasil US Treasury tenor 10 tahun juga turun untuk sesi kedua berturut-turut. Penurunan yield biasanya memberikan dukungan bagi emas karena aset yang tidak memberikan imbal hasil seperti emas menjadi relatif lebih menarik ketika imbal hasil obligasi turun.
Meski demikian, ruang penguatan emas masih terbatas karena prospek kebijakan moneter AS yang lebih ketat.
Federal Reserve (The Fed) menaikkan suku bunga acuannya sebesar 25 basis poin pada pekan lalu dan mengisyaratkan kemungkinan kenaikan lanjutan dalam beberapa bulan mendatang.
Presiden Federal Reserve Bank of St. Louis Alberto Musalem mengatakan, The Fed kemungkinan perlu kembali menaikkan suku bunga untuk menekan inflasi yang dipicu oleh permintaan yang kuat serta kenaikan harga komoditas yang kini meluas di luar minyak.
Baca Juga: AS Bakal Buka Dua Pangkalan Militer Baru di Greenland
Menurut Musalem, bank sentral AS sebaiknya bertindak lebih cepat daripada menunggu tekanan inflasi semakin kuat.
Emas secara tradisional dipandang sebagai aset lindung nilai terhadap inflasi dan risiko geopolitik.
Namun, daya tariknya cenderung berkurang ketika suku bunga tinggi karena investor memiliki alternatif aset yang menawarkan imbal hasil.
Di pasar global, perkembangan geopolitik juga menjadi perhatian investor. Pejuang Houthi di Yaman pada Senin berupaya menguasai wilayah strategis untuk memutus akses pantai Laut Merah dari wilayah lain yang dikuasai pasukan yang didukung Arab Saudi.
Perkembangan tersebut terjadi setelah muncul laporan bahwa Presiden AS Donald Trump pada menit-menit terakhir membatalkan rencana serangan AS terhadap kelompok tersebut.
Baca Juga: Harga Minyak Ditutup Anjlok, Terseret Harapan Diplomasi AS-Iran
Sementara itu, Trump dijadwalkan menghadiri Sidang Umum Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) pekan ini sebelum bertemu dengan Presiden China Xi Jinping pada Kamis.
Di pasar logam mulia lainnya, harga perak spot naik 0,7% menjadi US$66,48 per ons troi. Platinum menguat 0,8% menjadi US$1.811,28 per ons troi, sedangkan palladium naik 0,7% ke US$1.309,78 per ons troi.














