kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.559.000   -11.000   -0,43%
  • USD/IDR 18.123   -79,00   -0,43%
  • IDX 5.179   -103,79   -1,96%
  • KOMPAS100 671   -14,58   -2,13%
  • LQ45 528   -11,95   -2,21%
  • ISSI 174   -2,47   -1,40%
  • IDX30 296   -6,85   -2,26%
  • IDXHIDIV20 398   -7,68   -1,89%
  • IDX80 77   -1,70   -2,15%
  • IDXV30 110   -1,46   -1,31%
  • IDXQ30 100   -2,01   -1,97%

Harga Minyak Jatuh, Harapan Perdamaian Meredam Kekhawatiran Konflik Timur Tengah


Kamis, 29 Oktober 2026 / 09:14 WIB
Harga Minyak Jatuh, Harapan Perdamaian Meredam Kekhawatiran Konflik Timur Tengah
ILUSTRASI. Harga minyak turun pada Kamis (29/10/2026), menghapus kenaikan yang dicapai sehari sebelumnya, karena harapan perundingan damai di Timur Tengah. (REUTERS/Christian Hartmann)


Sumber: Reuters | Editor: Herlina Kartika Dewi

KONTAN.CO.ID - TOKYO. Harga minyak turun pada Kamis (29/10/2026), menghapus kenaikan yang dicapai sehari sebelumnya, karena harapan akan adanya perundingan damai meredam kekhawatiran baru terkait gangguan pasokan dari Timur Tengah akibat eskalasi konflik regional.

Mengutip Reuters, harga minyak mentah Brent untuk pengiriman mendatang turun 82 sen, atau 0,7%, menjadi US$ 114,50 per barel pada pukul 01.32 GMT. Sementara itu, harga minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) AS turun US$ 1,04, atau 1,0%, menjadi US$ 101,74 per barel.

Pada hari Rabu, harga Brent sempat naik 1,3% dan WTI naik 3%.

Wakil Presiden AS JD Vance berupaya menghidupkan kembali negosiasi perdamaian dengan mengirimkan surat kepada kepala Dewan Keamanan Iran, Mohsen Rezaei. 

Baca Juga: Singapura Minta Bank Perketat Kredit bagi Nasabah Terkait Kabut Asap

"Tekanan jual mendominasi di tengah ekspektasi bahwa perundingan damai mungkin akan berlanjut kembali," ujar Yuki Takashima, seorang ekonom di Nomura Securities. "Namun, penurunan ini masih terbatas."

Hal ini disebabkan oleh kekhawatiran akan meningkatnya serangan oleh kelompok Houthi, serta kekhawatiran bahwa AS mungkin melancarkan serangan terhadap Iran setelah pemilihan umum paruh waktu (mid-term elections) yang dijadwalkan pada 3 November.

Koalisi pimpinan Arab Saudi yang memerangi kelompok Houthi di Yaman menyatakan telah menghancurkan rudal balistik yang ditembakkan oleh kelompok tersebut ke wilayah timur kerajaan itu pada Kamis dini hari, di tengah permusuhan yang terus berlanjut tanpa tanda-tanda mereda.

Pasukan pemerintah Yaman melaporkan bahwa kelompok Houthi melancarkan serangan terhadap bandara Aden pada hari Rabu. Serangan tersebut terjadi sehari setelah kelompok Houthi menyatakan telah menghantam kilang minyak terbesar Arab Saudi dengan rudal, yang menandai peningkatan serangan terhadap produsen minyak mentah terbesar kedua di dunia setelah Amerika Serikat.

Otoritas Arab Saudi tidak segera mengonfirmasi serangan terhadap fasilitas dengan kapasitas 550.000 barel per hari tersebut.

Seorang pejabat yang mengetahui jalannya negosiasi mengungkapkan bahwa pihak mediator dari Qatar telah menyampaikan draf kesepakatan baru kepada Iran untuk mengakhiri perang dengan Amerika Serikat dan Israel. 

Namun, seorang pejabat senior Iran menolak draf tersebut, menyebut gagasan yang diajukan tidak dapat diterima dan bahkan tidak bisa dianggap sebagai sebuah tawaran.

Baca Juga: Harga Emas Tergelincir 0,7% di Pagi Ini: Dolar AS Menguat dan Inflasi AS Jadi Fokus

Menteri Luar Negeri Iran pada hari Rabu menyatakan bahwa Teheran tetap memberikan kesempatan bagi diplomasi untuk berhasil, seraya mengisyaratkan kemungkinan untuk merampungkan rencana tujuh hari mereka dalam waktu kurang dari sepekan, jika rencana tersebut disepakati.

Badan Informasi Energi AS (EIA) melaporkan pada hari Rabu bahwa perusahaan-perusahaan energi telah mengeluarkan 1,9 juta barel minyak mentah dari tempat penyimpanan selama sepekan yang berakhir pada 23 Oktober. Angka ini berbeda dengan perkiraan para analis dalam jajak pendapat Reuters, yang memprediksi adanya penambahan stok sebesar 15.000 barel.

Di sisi lain, cadangan bensin justru meningkat sebanyak 3,9 juta barel, berlawanan dengan ekspektasi para analis yang memperkirakan adanya penurunan stok sebesar 0,9 juta barel.




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
The Owner's Number Supply Chain Management on Practical Sales Forecasting (SCMPSF)

[X]
×