kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.700.000   20.000   0,75%
  • USD/IDR 17.899   17,00   0,10%
  • IDX 6.302   -72,16   -1,13%
  • KOMPAS100 824   -11,84   -1,42%
  • LQ45 626   -7,84   -1,24%
  • ISSI 218   -2,30   -1,04%
  • IDX30 350   -4,40   -1,24%
  • IDXHIDIV20 426   -3,70   -0,86%
  • IDX80 94   -1,30   -1,36%
  • IDXV30 118   -0,91   -0,77%
  • IDXQ30 111   -1,12   -1,00%

Harga minyak mentah dunia terus melorot lantaran krisis makin menjalar


Jumat, 05 Agustus 2011 / 14:26 WIB
ILUSTRASI. Kendaraan melintas saat hujan deras melanda kawasan Karet Tengsin, Jakarta, Senin (19/10/2020). Cuaca hari ini di Jabodetabek hujan, menurut ramalan BMKG.


Reporter: Dyah Megasari, Bloomberg |

SYDNEY. Harga minyak jatuh ke level terendah delapan bulan di perdagangan New York. Rekor tersebut juga merupakan penurunan mingguan terbesar sejak Mei. Spekulasi permintaan minyak kembali goyah di hantam katalis memburuknya perekonomian Eropa dan Amerika. Krisis seakan menular ke kondisi pasar global.

Minyak mentah pengiriman September turun sebanyak US$ 3,76ke US$ 82,87 per barel di perdagangan New York Mercantile Exchange (NYMEX). Ini merupakan harga intraday terendah sejak 26 November 2010.

Minyak mentah jenis Brent di ICE Futures Europe juga jatuh hingga US$ 2,95 atau 2,8% ke US$ 104,30 per barel.

"Pasar dilanda kegelisahan, banyak investor yang panik," ujar Jonathan Barratt, managing director of Commodity Broking Services Pty. Menurutnya, saat ini investor memindahkan aset berisiko mereka dalam dana kontan. "Hal ini bisa dimaklumi karena pasar komoditas dunia memang sedang di bawah tekanan," ujarnya.




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Effective Warehouse Management

[X]
×