kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.839.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.553   53,00   0,30%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

Harga Pangan Dunia Sedikit Menurun pada Bulan Juli


Jumat, 02 Agustus 2024 / 15:16 WIB
ILUSTRASI. Panen padi di Desa Jembayat, Margasari, Kabupaten Tegal, Jawa Tengah, Senin (11/3/2024). Badan pangan dunia FAO menyebutkan indeks harga beras dunia pada Februari 2024 sebesar 140,5 atau turun 1,6% secara bulanan. KONTAN/Cheppy A. Muchlis


Sumber: Reuters | Editor: Yudho Winarto

KONTAN.CO.ID - LONDON. Indeks harga pangan dunia Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) mengalami sedikit penurunan di bulan Juli menurut data yang dirilis pada hari Jumat (2/8).

Dengan penurunan indeks untuk sereal sebagian diimbangi oleh kenaikan harga daging, minyak nabati, dan gula.

Baca Juga: Harga Pangan Hari Ini (2/8): Bawang Merah, Cabai Merah dan Daging Ayam Turun

Indeks harga pangan Organisasi Pangan dan Pertanian PBB (FAO), yang melacak komoditas pangan yang paling banyak diperdagangkan secara global, rata-rata berada di angka 120,8 poin pada bulan Juli, turun dari 121,0 pada bulan Juni. Pembacaan bulan Juni direvisi setelah sebelumnya paa angka sebesar 120,6.

Sebelum bulan Juli, indeks FAO telah meningkat selama empat bulan berturut-turut setelah mencapai titik terendah dalam tiga tahun pada bulan Februari karena harga pangan menurun dari puncak rekor yang tercatat pada bulan Maret 2022, menyusul invasi Rusia ke Ukraina, yang juga merupakan eksportir utama hasil panen.

Baca Juga: Deflasi Terjadi 3 Bulan Beruntun, Bos BI Sebut Efek Menurunnya Harga Pangan

Nilai indeks pada bulan Juli 3,1% lebih rendah dibandingkan dengan satu tahun lalu dan 24,7% di bawah titik tertingginya pada tahun 2022.




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×