Penulis: Prihastomo Wahyu Widodo | Editor: Adi Wikanto
KONTAN.CO.ID - Masayoshi Son, orang terkaya di Jepang sekaligus CEO SoftBank Group, mencatat lonjakan kekayaan yang cukup besar dalam sehari. Harta Son bertambah US$7,4 miliar atau sekitar Rp132,8 triliun dalam satu hari.
Berdasarkan data Forbes pada Kamis (1/10), kenaikan tersebut menjadi yang terbesar kedua di dunia setelah Elon Musk. Musk mencatat tambahan kekayaan US$9,1 miliar pada hari yang sama.
Dengan tambahan tersebut, kekayaan Masayoshi Son meningkat sekitar 10% menjadi US$80,2 miliar atau sekitar Rp1.439 triliun.
Son tetap menjadi salah satu orang terkaya di Asia dan menempati peringkat ke-25 orang terkaya di dunia.
Sementara itu, kekayaan Musk naik hampir 1% menjadi US$933,3 miliar atau sekitar Rp16.752 triliun.
Baca Juga: Wanita Terkaya Dunia Tambah Rp590 Triliun Tanpa Jadi Bos Perusahaan
Saham SoftBank Naik 45% sejak Awal Tahun
Lonjakan kekayaan Son tidak terlepas dari kinerja saham SoftBank Group. Dalam lima hari terakhir, saham SoftBank telah meningkat sekitar 8%. Jika dihitung sejak awal 2026, kenaikannya mencapai sekitar 45%.
Kenaikan saham tersebut tidak terlepas dari agresivitas SoftBank dalam melakukan investasi di sektor kecerdasan buatan (AI).
Mengutip VnExpress, SoftBank pada Kamis kembali mengumumkan investasi sebesar US$10 miliar di OpenAI, perusahaan di balik ChatGPT.
Tambahan investasi tersebut membuat total investasi SoftBank di OpenAI mencapai US$64,6 miliar. Kepemilikan SoftBank di perusahaan AI tersebut kini sekitar 13%.
Baca Juga: Harta Orang Terkaya di Jepang Naik US$19 Miliar dalam 9 Hari, Miliarder Lain Merosot
Masayoshi Son Bertaruh Besar di Bisnis AI
Son tidak hanya menempatkan dana SoftBank di OpenAI. Ia juga terlibat dalam proyek Stargate, proyek pembangunan infrastruktur AI di Amerika Serikat.
Nilai proyek Stargate disebut mencapai US$500 miliar. Proyek tersebut merupakan kerja sama antara OpenAI, Oracle, MGX, dan sejumlah pihak lainnya untuk membangun infrastruktur AI di AS.
Pergerakan saham SoftBank dalam beberapa bulan terakhir menunjukkan bagaimana eksposur perusahaan terhadap sektor AI turut menjadi perhatian investor.
Strategi tersebut menjadi salah satu bagian penting dari taruhan besar Son terhadap perkembangan industri AI.
Untuk mendapatkan dana bagi investasi AI, SoftBank juga mengambil sejumlah keputusan besar terhadap portofolio investasinya.
Pada November 2025, SoftBank menjual seluruh kepemilikannya di perusahaan chip NVIDIA. Dari transaksi tersebut, SoftBank memperoleh hampir US$6 miliar.
Dana tersebut kemudian digunakan untuk membantu membiayai investasi di OpenAI.
SoftBank juga berencana menginvestasikan US$30 miliar dalam tiga tahap antara April hingga Oktober 2026.
Baca Juga: Daftar 10 Pesepak Bola Terkaya Sepanjang Masa: Ronaldo Ungguli Messi














