kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.655.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.964   20,00   0,11%
  • IDX 5.835   -163,92   -2,73%
  • KOMPAS100 756   -21,92   -2,82%
  • LQ45 576   -12,19   -2,07%
  • ISSI 201   -6,99   -3,36%
  • IDX30 327   -6,49   -1,95%
  • IDXHIDIV20 401   -7,57   -1,85%
  • IDX80 86   -2,32   -2,64%
  • IDXV30 109   -2,37   -2,14%
  • IDXQ30 105   -1,93   -1,81%

Honda Catat Rugi Pertama dalam 70 Tahun, CEO Tetap Dapat Dukungan Investor


Jumat, 26 Juni 2026 / 11:08 WIB
Honda Catat Rugi Pertama dalam 70 Tahun, CEO Tetap Dapat Dukungan Investor
ILUSTRASI. Bayangan orang-orang terpantul di mobil Honda Motor di luar kantor pusat perusahaan di Tokyo (REUTERS/Toru Hanai)


Sumber: Reuters | Editor: Noverius Laoli

KONTAN.CO.ID - TOKYO. Pemegang saham Honda Motor Co. tetap memberikan dukungan kepada Chief Executive Officer (CEO) Toshihiro Mibe dalam rapat umum pemegang saham tahunan yang digelar Jumat (26/6/2026), meski produsen otomotif asal Jepang itu baru saja membukukan kerugian tahunan pertamanya dalam tujuh dekade terakhir.

Dalam rapat tersebut, Mibe menyampaikan permohonan maaf kepada para pemegang saham atas kinerja keuangan perusahaan yang mengecewakan pada tahun fiskal sebelumnya.

"Saya ingin menyampaikan permohonan maaf yang sebesar-besarnya kepada para pemegang saham atas kekhawatiran dan ketidaknyamanan yang ditimbulkan akibat kerugian bersih yang tercatat dalam laporan keuangan tahun fiskal lalu," ujar Mibe saat membuka rapat.

Baca Juga: Honda Catat Rugi Perdana dalam 70 Tahun, Beban Mobil Listrik Tembus US$ 9 Miliar

Meski menghadapi tekanan kinerja, para pemegang saham tetap menyetujui pengangkatan kembali Mibe sebagai anggota dewan direksi. 

Selain itu, mereka juga menyetujui 10 kandidat direktur lainnya, yang terdiri dari sembilan petahana dan satu direktur baru.

Honda saat ini tengah berupaya memulihkan kinerjanya setelah mencatat kerugian tahunan pertama dalam sekitar 70 tahun. 

Kinerja tersebut tertekan oleh biaya restrukturisasi bisnis kendaraan listrik yang mencapai lebih dari US$ 9 miliar, serta semakin ketatnya persaingan dari produsen otomotif asal China.

Kerugian tersebut menjadi pukulan besar bagi Honda dan mencerminkan tantangan yang dihadapi perusahaan dalam mempercepat transformasi menuju kendaraan listrik di tengah persaingan global yang semakin sengit. 

Baca Juga: PLN Berjanji Tarif Listrik di Triwulan Pertama Tahun Ini Tidak Naik

Dukungan pemegang saham terhadap Mibe menunjukkan kepercayaan bahwa manajemen masih memiliki peluang untuk membawa Honda kembali ke jalur pertumbuhan.




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
Inventory Management: From Chaos to Control Sales Coaching: Lead Better, Sell More!

[X]
×