kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.769.000   -15.000   -0,54%
  • USD/IDR 17.354   10,00   0,06%
  • IDX 6.957   -144,42   -2,03%
  • KOMPAS100 936   -21,42   -2,24%
  • LQ45 669   -14,80   -2,16%
  • ISSI 251   -4,43   -1,74%
  • IDX30 373   -6,79   -1,79%
  • IDXHIDIV20 458   -7,34   -1,58%
  • IDX80 105   -2,51   -2,34%
  • IDXV30 134   -2,24   -1,64%
  • IDXQ30 119   -2,51   -2,07%

Hong Kong tutup perbatasan dengan China daratan


Senin, 03 Februari 2020 / 17:24 WIB
Kepala Eksekutif Hong Kong Carrie Lam mengenakan topeng setelah pecahnya coronavirus baru selama konferensi pers, di Hong Kong, Cina 28 Januari 2020.


Sumber: BBC,CNBC | Editor: Noverius Laoli

KONTAN.CO.ID - HONG KONG. Pemerintah kota Hong Kong menutup sebagian besar perbatasan dengan China daratan akibat kekhawatiran makin meluasnya wabah virus corona yang saat ini telah menelan 361 korban jiwa.

Pemimpin Eksekutif Hong Kong Carrie Lam mengumumkan pada hari Senin bahwa kota itu akan menangguhkan 10 dari 13 kemungkinan penyeberangan di perbatasan dari China daratan ke Hong Kong. Keputusan ini diambil untuk mencegah meluasnya wabah virus corona. 

Baca Juga: Aktivitas manufaktur India melonjak ke level delapan tahun terakhir

Mengutip CNBC, ribuan pekerja medis di Hong Kong telah melakukan pemogokan sejak Senin (3/2) untuk menekan pemerintah Hong Kong menyetujui permintaan penutupan penuh perbatasan dengan China daratan untuk mencegah penyebaran virus corona.

Lam mengatakan pada hari Senin bahwa pemogokan pekerja medis tersebut justru membahayakan pasien. Ia menilai aksi tersebut sebagai tindakan yang sangat kejam. Namun Lam enggan menutup perbatasan secara total dengan China karena menilai keputusan itu bersifat diskriminatif.

Baca Juga: Jokowi: Saya terima kasih kepada masyarakat Natuna




TERBARU

[X]
×