kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.893.000   0   0,00%
  • USD/IDR 16.949   -61,00   -0,36%
  • IDX 7.107   84,55   1,20%
  • KOMPAS100 978   11,34   1,17%
  • LQ45 722   8,69   1,22%
  • ISSI 249   4,23   1,73%
  • IDX30 393   5,52   1,42%
  • IDXHIDIV20 489   3,83   0,79%
  • IDX80 110   1,42   1,31%
  • IDXV30 134   2,21   1,67%
  • IDXQ30 127   1,16   0,92%

IMF: Ekonomi global lebih lambat dari perkiraan


Selasa, 25 September 2012 / 13:24 WIB
IMF: Ekonomi global lebih lambat dari perkiraan
ILUSTRASI. Pedagang melayani pembeli di Pasar Kebayoran Lama, Jakarta Selatan. (KONTAN/Fransiskus Simbolon)


Reporter: Asnil Bambani Amri, NHK | Editor: Asnil Amri

WASHINGTON. Direktur Pelaksana International Moneter Fund (IMF), Christine Lagarde memperingatkan adanya perlambatan perekonomian global. Bahkan, perlambatan ekonomi global itu bisa lebih lambat dari yang diharapkan.

Peringatan dari Christine Lagarde disampaikan di tengah perlambatan ekonomi yang terjadi di China dan negara berkembang lainnya, serta dampak dari masalah krisis utang Eropa. Informasi ini disampaikan Lagarde saat berpidato di Washington, Senin (24/9) menjelang konferensi tahunan IMF dan Bank Dunia di Tokyo pada 9 Oktober mendatang.

Lagarde mengatakan, IMF Mengharapkan perekonomian dunia pulih secara bertahap, tetapi mungkin pada kecepatan yang lebih lambat dari perkiraan sebelumnya. Pada bulan Juli, para pejabat IMF memperkirakan tingkat pertumbuhan global tahun ini hanya 3,5%.

Dalam sambutannya, Lagarde mengutip dua faktor risiko utama bagi perekonomian global. Salah satunya adalah, peliknya masalah kredit di Eropa. Yang lainnya adalah apa yang disebut "tebing fiskal" di Amerika Serikat.

AS mulai membuat kebijakan ketat awal tahun depan, kecuali anggota parlemen Demokrat dan Republik mencapai kesepakatan mengenai pemotongan anggaran. Lagarde juga mendesak Jepang untuk mengklarifikasi rencana jangka menengah yang ingin mengurangi utang ke tingkat yang aman.

Perlu diketahui, Jepang merupakan salah satu negara maju yang memiliki rasio utang tertinggi.




TERBARU

[X]
×