Sumber: Reuters | Editor: Avanty Nurdiana
KONTAN.CO.ID - SEOUL. Bursa saham Korea Selatan melemah lebih dari 1% pada perdagangan Senin (24/8/2026). Tekanan utama datang dari saham Samsung Electronics yang merosot setelah kebijakan imbal hasil bagi pemegang saham perusahaan mengecewakan investor.
Indeks acuan KOSPI turun 90,29 poin atau 1,31% menjadi 6.822,66 pada pukul 08.26 WIB.
Saham Samsung Electronics merosot 6,31%. Penurunan terjadi setelah perusahaan chip tersebut menyampaikan pada pekan lalu bahwa total imbal hasil kepada pemegang saham tahun ini berpotensi mencapai 110 triliun won atau sekitar US$ 79,55 miliar.
Baca Juga: Saham Asia Cenderung Datar, Investor Tunggu Kabar Nvidia dan Sanksi Iran
Sejumlah analis menilai angka tersebut lebih rendah dari ekspektasi pasar.
Berbeda dengan Samsung Electronics, saham SK Hynix menguat 1,91%.
Sejumlah saham berkapitalisasi besar lainnya bergerak beragam. Saham produsen baterai LG Energy Solution naik 3,93%, sementara Samsung SDI melonjak 8,58% setelah Samsung Display mengumumkan rencana penjualan saham.
Saham Hyundai Motor turun 0,84% dan Kia Corp melemah 0,31%. Di sektor baja, POSCO Holdings justru menguat 5,65%. Sementara saham perusahaan farmasi Samsung BioLogics turun tipis 0,26%.
Dari total 901 saham yang diperdagangkan, sebanyak 506 saham menguat, sedangkan 346 saham melemah.
Investor asing tercatat melakukan aksi jual bersih saham senilai 1,3 triliun won.
Di pasar valuta asing, won Korea diperdagangkan pada level 1.381,1 per dolar AS di platform penyelesaian domestik, menguat 0,35% dibandingkan penutupan sebelumnya di 1.386 won per dolar AS.
Sementara itu, di pasar uang dan surat utang, kontrak berjangka obligasi pemerintah Korea Selatan tenor tiga tahun untuk September naik 0,05 poin menjadi 103,18.
Yield obligasi pemerintah Korea Selatan tenor tiga tahun yang paling aktif diperdagangkan turun 0,2 basis poin menjadi 3,851%. Sementara yield obligasi acuan tenor 10 tahun turun 6,4 basis poin menjadi 4,350%.













