Sumber: Reuters | Editor: Yudho Winarto
KONTAN.CO.ID - Bursa saham Korea Selatan melemah tipis pada perdagangan Jumat (24/4/2026), tertekan aksi ambil untung setelah mencetak rekor pada sesi sebelumnya.
Meski demikian, pasar masih berada di jalur untuk mencatat kenaikan mingguan ketiga berturut-turut.
Melansir Reuters, Indeks acuan KOSPI turun 6,57 poin atau 0,10% ke level 6.469,24 pada pukul 01.30 GMT, setelah sehari sebelumnya ditutup di level tertinggi sepanjang masa.
Baca Juga: China Mulai Jual Obligasi Ultra-Panjang, Uji Minat Investor
Secara mingguan, KOSPI telah menguat lebih dari 4%, didorong oleh reli saham sektor semikonduktor.
Saham raksasa teknologi Samsung Electronics turun 2,00%, sementara SK Hynix melemah 0,33%, setelah keduanya mencetak rekor harga pada sesi sebelumnya berkat sentimen positif dari kinerja keuangan.
SK Hynix sebelumnya melaporkan laba kuartalan tertinggi sepanjang sejarah, menyusul proyeksi laba rekor yang disampaikan Samsung Electronics awal bulan ini.
Data bank sentral juga menunjukkan ekonomi Korea Selatan tumbuh pada kuartal I dengan laju tercepat dalam hampir enam tahun.
Di sektor lain, produsen baterai LG Energy Solution naik tipis 0,21%. Namun, saham otomotif melemah, dengan Hyundai Motor turun 3,38% dan Kia Corporation terkoreksi 2,71%.
Sementara itu, POSCO Holdings turun 0,12%, sedangkan Samsung Biologics menguat 0,92%.
Dari total 897 saham yang diperdagangkan, sebanyak 582 saham naik dan 273 saham turun, mencerminkan sentimen pasar yang masih relatif positif.
Baca Juga: Cisco Kembangkan Chip Penghubung Komputer Kuantum Berbeda
Investor asing tercatat melakukan aksi jual bersih saham senilai 710,2 miliar won atau sekitar US$479,27 juta.
Di pasar valuta asing, won Korea melemah 0,22% ke level 1.482,9 per dolar AS. Sementara itu, di pasar obligasi, kontrak berjangka obligasi pemerintah tenor tiga tahun turun 0,09 poin menjadi 103,89.
Imbal hasil obligasi pemerintah Korea Selatan tenor tiga tahun naik 3,1 basis poin menjadi 3,489%, sedangkan yield obligasi tenor 10 tahun naik 2,8 basis poin ke level 3,817%.
Meski mengalami koreksi harian, tren kenaikan mingguan menunjukkan optimisme investor terhadap prospek ekonomi dan kinerja korporasi Korea Selatan masih terjaga.












