kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.679.000   50.000   1,90%
  • USD/IDR 17.939   -8,00   -0,04%
  • IDX 6.344   -7,43   -0,12%
  • KOMPAS100 833   -2,31   -0,28%
  • LQ45 631   -3,13   -0,49%
  • ISSI 219   -0,63   -0,29%
  • IDX30 354   -1,64   -0,46%
  • IDXHIDIV20 433   -1,50   -0,35%
  • IDX80 95   -0,31   -0,33%
  • IDXV30 120   -0,41   -0,34%
  • IDXQ30 113   -0,60   -0,53%

Perlambatan Ekonomi China Tekan Produsen Mobil Jerman, Dominasi Mulai Tergeser


Sabtu, 25 April 2026 / 15:52 WIB
Perlambatan Ekonomi China Tekan Produsen Mobil Jerman, Dominasi Mulai Tergeser
ILUSTRASI. Ekonomi China / PMI Manufaktur (REUTERS/China Daily CDIC)


Sumber: Reuters | Editor: Tri Sulistiowati

KONTAN.CO.ID - BEIJING. Perlambatan ekonomi China semakin menekan para produsen mobil Jerman karena mereka menghadapi pergeseran permanen dari kondisi pasar yang menopang dominasi mereka selama bertahun-tahun, kata seorang pejabat industri Jerman di pameran otomotif Beijing pada hari Sabtu (25/4).

"Persaingan di pasar China adalah persaingan paling ketat di dunia," kata Hildegard Mueller, presiden lobi otomotif VDA Jerman, kepada wartawan.

Para produsen mobil Jerman masih tetap bersaing berkat sejumlah peluncuran model dan inovasi teknologi di acara tersebut.

Baca Juga: Negosiator AS Berangkat ke Islamabad, Iran Menyatakan Tak Ada Perundingan Langsung

Namun, mereka harus menerima bahwa pangsa pasar mereka yang kuat secara historis di Tiongkok tidak lagi dapat dijadikan sebagai tolok ukur keberhasilan, kata Mueller.

"Para produsen Tiongkok akan memiliki peran yang lebih besar sekarang dan di masa depan," tambahnya, dengan patriotisme memainkan peran di antara konsumen Tiongkok.

Meskipun masih ada potensi pertumbuhan di Tiongkok dibandingkan dengan Eropa atau Amerika Serikat, perlambatan ekonomi terbesar kedua di dunia ini memperparah tantangan.

"Tiongkok sedang mengalami krisis ekonomi dengan tingkat pengangguran yang tinggi dan banyak orang harus menabung. Hal ini terlihat dalam penjualan mobil, khususnya di segmen mewah kelas atas," kata Mueller.

Meskipun demikian, merek-merek Tiongkok seperti Geely dan Nio tetap berupaya memasuki segmen ini di pameran tersebut, dengan menghadirkan mobil-mobil baru yang memiliki fitur canggih dengan harga lebih murah — dibandingkan dengan pesaing Jerman — seperti Mercedes dan BMW.

Baca Juga: China Kritik Langkah DPR AS Mengajukan UU untuk Mengontrol Peralatan Pembuatan Chip


Analisis Untukmu

Berita ini artinya apa buat kamu?

Tag


TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Effective Warehouse Management

[X]
×