kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.610.000   7.000   0,27%
  • USD/IDR 18.008   -24,00   -0,13%
  • IDX 6.234   -1,63   -0,03%
  • KOMPAS100 818   1,65   0,20%
  • LQ45 624   2,69   0,43%
  • ISSI 216   0,62   0,29%
  • IDX30 350   0,23   0,07%
  • IDXHIDIV20 430   0,32   0,08%
  • IDX80 94   0,31   0,33%
  • IDXV30 119   1,05   0,89%
  • IDXQ30 112   0,22   0,20%

Indeks Nikkei Pagi Ini Terpeleset 1,5%


Kamis, 23 Oktober 2008 / 08:55 WIB


Sumber: Bloomberg | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

TOKYO. Saham-saham perusahaan Jepang pada perdagangan pagi ini kembali merosot. Penurunan ini dipicu anjloknya harga komoditas akibat adanya kekhawatiran pasar bahwa perlambatan ekonomi nantinya akan mengurangi permintaan bahan-bahan baku.

Catatan saja, kemarin, harga minyak untuk pengantaran bulan Desember turun tajam 7,5% menjadi US$ 66,75 per barel di New York. Posisi tersebut merupakan yang terendah sejak Juni 2007 akibat perlambatan ekonomi mengurangi konsumsi bahan bakar. Komoditas lain seperti tembaga juga anjlok US$ 1,823 dan menyentuh posisi terendah sejak November 2005 silam. Sedangkan harga emas kemarin turun 4,3%.

Pada pukul 09.02 pagi waktu Tokyo, indeks Nikkei 225 terpeleset 1,5% atau 130,82 menjadi 8.543,87. Salah satu perusahaan yang sahamnya turun pada perdagangan pagi ini di bursa Jepang adalah Mitsubishi Corp. Saham Mitsubishi tergelincir setelah harga minyak terjun bebas dan bertengger pada posisi terendah dalam 16 bulan terakhir.

Selain itu, penguatan yen atas dolar Amerika Serikat (AS) dan euro juga mempengaruhi pergerakan saham produsen otomotif ini.  Bahkan penguatan ini merupakan yang terbesar dalam lima tahun belakangan. Alhasil, pada sesi pembukaan, saham Mitsubishi langsung turun 4%.

Asal tahu saja, pagi ini, nilai tukar yen berada pada posisi 124,63 dan merupakan posisi terkuat sejak November 2003. Sementara itu, yen juga menguat atas dolar dengan nilai tukar 97,23. Penguatan nilai yen ini mengurangi nilai dari penjualan ekspor Jepang.

“Penguatan terbesar dalam mata uang yen terhadap mata uang lain menyebabkan perusahaan akan memangkas prediksi pendapatannya lebih dalam lagi,” jelas Mitsushige Akino.




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Effective Warehouse Management

[X]
×