kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.893.000   0   0,00%
  • USD/IDR 16.949   -61,00   -0,36%
  • IDX 7.107   84,55   1,20%
  • KOMPAS100 978   11,34   1,17%
  • LQ45 722   8,69   1,22%
  • ISSI 249   4,23   1,73%
  • IDX30 393   5,52   1,42%
  • IDXHIDIV20 489   3,83   0,79%
  • IDX80 110   1,42   1,31%
  • IDXV30 134   2,21   1,67%
  • IDXQ30 127   1,16   0,92%

India mengurangi anggaran militer


Kamis, 07 Februari 2013 / 07:52 WIB
Film horor Perempuan Tanah Jahanam, salah satu film Indonesia terbaru di Netflix awal bulan Oktober tahun 2021.


Reporter: Uji Agung Santosa | Editor: Uji Agung Santosa

NEW DELHI. India akan mengurangi anggaran pembelian persenjataan militernya dan meningkatkan produksi dalam negeri. Negara terbesar ketujuh dunia dalam hal belanja pertahanan itu mengurangi bujet pertahanannya karena  adanya pengetatan anggaran belanja negara.


AK Antony, Menteri Pertahanan India, mengatakan, saat ini Pemerintah India sedang melewati hari-hari yang dulit. "Tapi tidak ada pemotongan yang akan mempengaruhi kesiapan operasional angkatan darat India," katanya.


Rencana pemotongan anggaran itu akan membuat produsen peralatan pertahanan seperti Boeing Co dan MiG Russian Aircraft Corp bersaing ketat. KPMG International tahun lalu memperkirakan India selama lima tahun ke depan akan membeli sekitar $ 42 miliar perangkat keras militer. Negara-negara Asia Selatan selama dekade terakhir terus meningkatkan pengeluaran belanja militernya mencapai tiga kali lipat.

India menggenjot anggaran pertahanannya dan membuat perubahan kebijakan pengadaan senjata untuk memodernisasi militernya, untuk menandingi rivalnya Pakistan dan China.




TERBARU

[X]
×