kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.740.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.708   -71,00   -0,40%
  • IDX 6.526   24,10   0,37%
  • KOMPAS100 849   6,96   0,83%
  • LQ45 645   5,86   0,92%
  • ISSI 228   -0,31   -0,14%
  • IDX30 360   3,72   1,04%
  • IDXHIDIV20 437   4,19   0,97%
  • IDX80 97   0,82   0,85%
  • IDXV30 121   0,51   0,43%
  • IDXQ30 114   1,21   1,07%

India mengurangi anggaran militer


Kamis, 07 Februari 2013 / 07:52 WIB
Film horor Perempuan Tanah Jahanam, salah satu film Indonesia terbaru di Netflix awal bulan Oktober tahun 2021.


Reporter: Uji Agung Santosa | Editor: Uji Agung Santosa

NEW DELHI. India akan mengurangi anggaran pembelian persenjataan militernya dan meningkatkan produksi dalam negeri. Negara terbesar ketujuh dunia dalam hal belanja pertahanan itu mengurangi bujet pertahanannya karena  adanya pengetatan anggaran belanja negara.


AK Antony, Menteri Pertahanan India, mengatakan, saat ini Pemerintah India sedang melewati hari-hari yang dulit. "Tapi tidak ada pemotongan yang akan mempengaruhi kesiapan operasional angkatan darat India," katanya.


Rencana pemotongan anggaran itu akan membuat produsen peralatan pertahanan seperti Boeing Co dan MiG Russian Aircraft Corp bersaing ketat. KPMG International tahun lalu memperkirakan India selama lima tahun ke depan akan membeli sekitar $ 42 miliar perangkat keras militer. Negara-negara Asia Selatan selama dekade terakhir terus meningkatkan pengeluaran belanja militernya mencapai tiga kali lipat.

India menggenjot anggaran pertahanannya dan membuat perubahan kebijakan pengadaan senjata untuk memodernisasi militernya, untuk menandingi rivalnya Pakistan dan China.




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×