kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 3.027.000   167.000   5,84%
  • USD/IDR 16.821   26,00   0,15%
  • IDX 7.887   -442,44   -5,31%
  • KOMPAS100 1.101   -63,78   -5,47%
  • LQ45 800   -33,16   -3,98%
  • ISSI 278   -20,20   -6,79%
  • IDX30 418   -11,50   -2,68%
  • IDXHIDIV20 502   -7,68   -1,51%
  • IDX80 123   -6,46   -5,00%
  • IDXV30 135   -3,96   -2,85%
  • IDXQ30 136   -2,34   -1,69%

India pertahankan bunga acuan di 6,25%


Kamis, 16 Desember 2010 / 14:51 WIB
India pertahankan bunga acuan di 6,25%


Reporter: Dupla Kartini, Bloomberg | Editor: Dupla Kartini

MUMBAI. Bank sentral India memutuskan mempertahankan tingkat suku bunganya. Hari ini, Gubernur Bank of India (RBI), Duvvuri Subbarao mengatakan bank sentral mempertahankan acuan bunga pembelian (repurchase rate) di 6,25%, dan 5,25% untuk acuan repo (reserve repurchase)

Sebelumnya, bank sentral sudah menaikkan bunga acuan hingga enam kali dalam tahun ini. Jeda kenaikan bunga ini menunjukkan laju pertumbuhan India yang sangat tinggi di antara negara-negara yang perekonomiannya besar. Apalagi, setelah China mengenakan pajak infrastruktur di dalam negerinya.

Alasan lain, Subbaro mempertahankan bunga acuan karena terjadinya krisis fiskal yang disebabkan penjualan saham senilai 1,1 triliun rupee atau setara US$ 22 miliar oleh beberapa perusahaan, termasuk Coal India Ltd.

Leif Eskesen, kepala ekonom HSBC Group Plc, yang berbasis di Singapura menyebut, isu yang berkembang adalah bank sentral harus mengatasi kondisi pengetatan likuiditas.

"Maka, para pejabat bank sentral India harus kembali menaikkan bunga acuan setidaknya pada Januari untuk menahan berkembangnya tekanan inflasi," ujar Leif.




TERBARU
Kontan Academy
SPT Tahunan PPh Coretax: Mitigasi, Tips dan Kertas Kerja Investing From Zero

[X]
×