kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.839.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.553   53,00   0,30%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

Hubungan AS-China: Xi & Trump Sepakat Demi Masa Depan Global Lebih Baik


Kamis, 14 Mei 2026 / 22:11 WIB
Hubungan AS-China: Xi & Trump Sepakat Demi Masa Depan Global Lebih Baik
ILUSTRASI. Xi Jinping - Donald Trump, Dinner, Beijing, Mei 2026 (KONTAN/MFA China)


Reporter: Syamsul Ashar | Editor: Syamsul Azhar

KONTAN.CO.ID - BEIJING. Presiden China Xi Jinping menggelar perjamuan megah untuk menyambut Presiden Amerika Serikat (AS) Donald J. Trump di Great Hall of the People, Beijing, Kamis 14 Mei 2026. 

Di bawah sorotan lampu yang menyilaukan di aula tersebut, kedua kepala negara menyampaikan pidato kehormatan (toast) yang menegaskan arah baru hubungan bilateral kedua raksasa dunia ini.

Dalam pernyataannya, Presiden Xi menggarisbawahi bahwa tahun ini menjadi momentum krusial seiring dimulainya Rencana Lima Tahun ke-15 untuk pembangunan ekonomi dan sosial China. 

Baca Juga: Inilah Menu Jamuan Makan Malam Kenegaraan Mewah Trump–Xi di Beijing

Di hadapan Presiden Amerika Serikat Donald Trump, Presiden Xi menegaskan bahwa lebih dari 1,4 miliar rakyat China, yang disokong oleh warisan peradaban sepanjang 5.000 tahun, tengah melesat memajukan modernisasi China di semua lini melalui pembangunan berkualitas tinggi.

PERTEMUAN DONALD TRUMP-XI JINPING, SEPAKAT ERA BARU ATAU LANJUT BERSETERU?

Pada saat yang sama, tahun ini juga menandai peringatan ke-250 kemerdekaan AS. 

Lebih dari 300 juta rakyat Amerika kini sedang mengguyur kembali semangat patriotisme, inovasi, serta kewirausahaan guna memulai perjalanan baru pembangunan AS.

Xi menyatakan bahwa rakyat China dan Amerika Serikat adalah bangsa yang sama-sama besar. 

Tonton: Wakaf Abadi Leluhur, Berkah Bagi Jamaah Haji Aceh, SAR 2.000 /Orang

Oleh karena itu, pencapaian kebangkitan besar bangsa China dan upaya untuk membuat Amerika hebat kembali (Make America Great Again) dinilai bisa berjalan beriringan tanpa harus saling menjatuhkan. 

Kedua negara diproyeksikan dapat saling membantu untuk sukses sekaligus memajukan kesejahteraan dunia.

Mengingat sejarah ke belakang, Presiden Xi mencatat bahwa 55 tahun lalu, momentum "Diplomasi Ping-Pong" berhasil mencairkan kebekuan hubungan kedua negara yang sempat membeku selama lebih dari 20 tahun. 

Peristiwa sejarah itu menjadi tonggak penting dalam hubungan internasional kontemporer. 

Sejak saat itu, China dan AS telah menulis banyak babak persahabatan melalui keterbukaan dan kerja sama timbal balik.

Baca Juga: Xi Jinping Klaim Negosiasi Dagang AS-China Mengalami Kemajuan, Taiwan Jadi Sorotan

Di era baru ini, Xi Jinping dan Donald Trump telah melakukan berbagai pertemuan serta komunikasi telepon demi menjaga hubungan China-AS tetap stabil. 

Kedua pemimpin meyakini bahwa hubungan China-AS adalah hubungan bilateral paling penting di dunia yang harus dipertahankan keberhasilannya, dan dilarang keras untuk dirusak.

"China dan AS sama-sama akan meraup keuntungan dari kerja sama, dan sebaliknya akan terjerembap rugi akibat konfrontasi. Kedua negara harus menjadi mitra, bukan rival," tegas Xi Jinping.

Dalam pertemuan ini, Xi dan Trump sepakat untuk membangun hubungan bilateral yang konstruktif dengan stabilitas strategis yang kuat. 

Langkah ini diambil guna mendorong perkembangan hubungan China-AS yang tangguh, sehat, dan berkelanjutan, sekaligus membawa perdamaian serta kemakmuran yang lebih besar bagi dunia.

Baca Juga: Xi Jinping Ajak Donald Trump Nakhodai 'Kapal Raksasa' Hubungan China-AS

Lebih lanjut, Xi mengingatkan bahwa kunci utama agar hubungan kedua negara bisa maju secara konsisten adalah adanya rasa saling menghormati, hidup berdampingan secara damai, dan kerja sama yang saling menguntungkan (win-win cooperation). 

Pasalnya, dinamika hubungan China-AS langsung memengaruhi hajat hidup lebih dari 1,7 miliar rakyat di kedua negara, serta berdampak pada kepentingan ekonomi lebih dari 8 miliar penduduk di seluruh dunia. 

Kedua belah pihak dituntut memikul tanggung jawab historis ini untuk mengemudikan kapal besar hubungan China-AS ke arah yang benar.

Merespons sambutan tersebut, Presiden AS Donald Trump menyampaikan rasa terima kasihnya atas penerimaan yang sangat anggun dan ramah dari Presiden Xi Jinping. 

Tonton: Xi Jinping & Trump Bertemu di Beijing! Dunia Menahan Napas, 30 CEO Raksasa Ikut Dibawa

Trump menyebut hari pertemuan tersebut sebagai hari yang luar biasa dan kunjungan yang sangat penting, di mana kedua belah pihak terlibat dalam diskusi yang positif serta konstruktif.

Trump menambahkan bahwa rakyat Amerika dan China memiliki ikatan saling menghargai dan menghormati yang telah berlangsung lama. 

Menutup pidatonya, Trump menegaskan kembali bahwa hubungan AS-China adalah hubungan bilateral yang paling konsekuensial di dunia, dan kedua negara memiliki kesempatan emas untuk menciptakan masa depan global yang jauh lebih baik.

Sebagai informasi, perjamuan tingkat tinggi ini turut dihadiri oleh jajaran pejabat teras menteri dan dewan negara China, di antaranya Li Qiang, Cai Qi, Wang Yi, dan He Lifeng.


Apa dampak bagi saya, jika saya...

Video Terkait



TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×