kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.920.000   30.000   1,04%
  • USD/IDR 16.900   45,00   0,27%
  • IDX 7.935   -168,62   -2,08%
  • KOMPAS100 1.117   -23,38   -2,05%
  • LQ45 816   -13,78   -1,66%
  • ISSI 278   -6,99   -2,45%
  • IDX30 426   -6,36   -1,47%
  • IDXHIDIV20 515   -6,10   -1,17%
  • IDX80 125   -2,26   -1,78%
  • IDXV30 139   -2,98   -2,10%
  • IDXQ30 139   -1,10   -0,79%

Inggris selidiki kredit UKM


Jumat, 07 November 2014 / 10:05 WIB
Inggris selidiki kredit UKM
ILUSTRASI. Promo Guardian Super Hemat Periode 25 Mei-7 Juni 2023.


Sumber: Reuters | Editor: Dessy Rosalina

LONDON. Pemerintah Inggris membuktikan keseriusannya mengawasi praktik bisnis usaha kecil dan menengah (UKM). Competition and Markets Authority (CMA) Inggris menyatakan, telah memulai penyelidikan terkait praktik bisnis bank terhadap nasabah UKM.

Investigasi ditargetkan rampung pada Mei 2016.  Temuan awal CMA, bank tidak melakukan upaya yang mendorong praktik bisnis pembiayaan UKM kompetitif. "Bank  menyulitkan pebisnis UKM berpindah bank dan tidak menyediakan informasi biaya yang jelas," ujar CMA, Kamis (6/11).

John Longworth, Direktur Kamar Dagang dan Industri Inggris berharap, hasil investigasi CMA bisa mendorong praktik bisnis bank lebih kompetitif. "Selama ini, praktik bisnis perbankan menghambat pertumbuhan bisnis UKM," tambah Longworth. 
Hanya empat bank yang menguasai kredit sektor UKM, yakni Lloyds, Royal Bank of Scotland (RBS), Barclays dan HSBC. Mereka menguasai 85% akun pebisnis UKM.
 




TERBARU

[X]
×