kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.580.000   -17.000   -0,65%
  • USD/IDR 18.010   12,00   0,07%
  • IDX 6.102   -45,98   -0,75%
  • KOMPAS100 791   -7,10   -0,89%
  • LQ45 607   -4,47   -0,73%
  • ISSI 211   -1,38   -0,65%
  • IDX30 337   -1,94   -0,57%
  • IDXHIDIV20 427   -0,51   -0,12%
  • IDX80 90   -0,79   -0,87%
  • IDXV30 115   -0,70   -0,61%
  • IDXQ30 110   -0,13   -0,12%

Ini Daftar IPO Terbesar di Dunia, Anthropic Akan Menjadi Salah Satunya


Selasa, 29 September 2026 / 07:41 WIB
Ini Daftar IPO Terbesar di Dunia, Anthropic Akan Menjadi Salah Satunya
ILUSTRASI. Bursa saham Wall Street (REUTERS/Brendan McDermid)


Sumber: Reuters | Editor: Khomarul Hidayat

KONTAN.CO.ID - NEW YORK. Penawaran umum perdana saham atau initial public offering (IPO) Anthropic di Amerika Serikat (AS) sangat dinanti-nantikan pasar.

IPO Anthropic diperkirakan akan menjadi salah satu debut terbesar yang pernah dilakukan dan menjadi ujian penting bagi minat pasar publik terhadap industri kecerdasan buatan (AI) yang berkembang pesat.

Pencatatan saham Anthropic, yang dapat memberikan valuasi sekitar US$ 2 triliun bagi perusahaan pembuat Claude tersebut, akan menjadi salah satu debut pasar saham paling signifikan dalam beberapa tahun terakhir, yang berpotensi mengubah indeks acuan, arus investasi, dan narasi luas yang menggerakkan pasar saham AS.

Baca Juga: Anthropic Bidik IPO, Valuasi Dipatok Tembus US$ 2 Triliun

Nah, berikut daftar IPO terbesar secara global, berdasarkan besaran nilai transaksi:

ANTHROPIC

Anthropic mengungkapkan pada bulan Juni bahwa mereka telah mengajukan permohonan IPO di AS secara rahasia, membuka jalan bagi peristiwa yang bisa menjadi titik balik penting dalam euforia AI di Wall Street.

Perusahaan raksasa AI ini berupaya menggalang dana hingga US$ 100 miliar yang dapat memberikan valuasi sekitar US$ 2 triliun bagi perusahaan rintisan (startup) kecerdasan buatan tersebut, menurut laporan Reuters.

Anthropic mencatatkan kerugian bersih sebesar US$ 42 miliar pada tahun 2025 dan berencana mengeluarkan dana sebesar US$ 518 miliar untuk kewajiban layanan cloud, komputasi, dan infrastruktur di tahun-tahun mendatang, menurut prospektus IPO perusahaan yang dilihat Reuters.

Perusahaan pembuat Claude ini dapat menunda IPO-nya hingga setelah pemilihan umum sela AS bulan November, meskipun pemilu tersebut diperkirakan tidak akan berdampak besar pada penawaran saham ini, demikian dilaporkan Reuters pada bulan September.

Pelaksanaan IPO ini sebelumnya telah ditunda dari rencana awal. Reuters sebelumnya melaporkan bahwa tahap pemasaran diperkirakan paling cepat dimulai pada pertengahan Oktober.

Anthropic menggalang dana sebesar US$ 65 miliar dengan valuasi post-money sebesar US$ 965 miliar pada akhir Mei, menempatkan posisinya di depan pesaingnya, OpenAI.

Baca Juga: Goldman Sachs Siapkan CEO Baru, John Waldron Disebut Gantikan David Solomon

OPENAI

OpenAI, perusahaan yang mengoperasikan chatbot AI ChatGPT, mengungkapkan pada bulan Juni bahwa mereka telah mengajukan permohonan IPO di AS secara rahasia. Laboratorium AI tersebut tidak akan melantai di bursa saham pada tahun 2026, demikian disampaikan CEO Sam Altman awal bulan ini.

Ia mengutip kekhawatiran keamanan terkait kecerdasan buatan, di mana risiko sebesar 10% saja—bahwa AI dapat menyebabkan kepunahan umat manusia pada akhir dekade ini—dianggap sebagai hal yang "tidak dapat diterima".

Pada bulan Mei, perusahaan yang dipimpin Sam Altman ini berhasil menepis gugatan hukum yang mengancam eksistensi perusahaan dari Elon Musk, sehingga memuluskan jalan bagi OpenAI untuk melanjutkan rencana pencatatan saham di bursa.

"Kami belum memutuskan waktunya; mungkin masih butuh waktu karena ada hal-hal yang ingin kami lakukan yang kemungkinan lebih mudah dijalankan sebagai perusahaan tertutup. Namun, ada berbagai pertimbangan yang rumit, dan hal ini memberi kami opsi untuk melantai di bursa lebih cepat jika itu ternyata menjadi langkah terbaik," demikian pernyataan OpenAI pada bulan Juni.

OpenAI sedang mempersiapkan langkah untuk melantai di bursa melalui penawaran saham yang dapat memberikan valuasi hingga US$1 triliun, sebagaimana dilaporkan Reuters sebelumnya.

Baca Juga: Atasi Hambatan Keuangan dan Politik, Merger Perusahaan Tambang Bakal Marak?

SPACEX

SpaceX, perusahaan pembuat roket dan satelit milik Elon Musk, mencatatkan debut bersejarah di bursa saham Nasdaq pada bulan Juni 2026. Perusahaan ini memecahkan rekor dan melampaui pencatatan saham Saudi Aramco tahun 2019 dengan selisih yang sangat besar, menjadikannya penawaran umum perdana (IPO) terbesar yang pernah ada.

Dengan nilai US$ 75 miliar, perolehan dana dari IPO ini lebih dari dua kali lipat dibandingkan IPO Saudi Aramco yang memecahkan rekor pada tahun 2019.

Saham SpaceX menutup hari perdagangan pertamanya di angka US$ 160,95 per lembar, sehingga valuasinya mencapai US$ 2,1 triliun. Sejak saat itu, saham tersebut sempat kehilangan sebagian momentumnya dan ditutup pada harga US$ 148,68 pada tanggal 25 September—angka yang masih jauh di atas harga IPO sebesar US$ 135.

Baca Juga: Indonesia Kalah Lagi Dibanding Malaysia, Kini Soal Paspor


Analisis Untukmu

Berita ini artinya apa buat kamu?



TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×