kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.839.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.553   53,00   0,30%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

Israel Disebut Bangun Pangkalan Rahasia di Irak Jelang Operasi Melawan Iran


Minggu, 10 Mei 2026 / 05:24 WIB
Israel Disebut Bangun Pangkalan Rahasia di Irak Jelang Operasi Melawan Iran
ILUSTRASI. Bendera Israel (Clodagh Kilcoyne/REUTERS)


Sumber: Reuters | Editor: Tri Sulistiowati

KONTAN.CO.ID - Israel mendirikan pos militer rahasia di gurun Irak untuk mendukung kampanye udaranya melawan Iran dan melancarkan serangan udara terhadap pasukan Irak yang hampir menemukannya, lapor Wall Street Journal pada hari Sabtu (9/5), mengutip orang-orang yang mengetahui masalah tersebut, termasuk pejabat AS. 

Israel membangun instalasi tersebut, yang menampung pasukan khusus dan berfungsi sebagai pusat logistik untuk angkatan udara Israel, dengan sepengetahuan AS, tepat sebelum dimulainya perang AS-Israel melawan Iran, kata surat kabar itu. 

Laporan tersebut juga menyebutkan bahwa pangkalan itu juga mencakup tim pencarian dan penyelamatan yang ditempatkan untuk membantu pilot Israel yang jatuh.

Baca Juga: Nasib Penumpang Hondius: 42 Hari Karantina Menanti Setelah Evakuasi Ketat

Reuters tidak dapat memverifikasi laporan tersebut secara independen. Tidak ada tanggapan langsung dari kantor perdana menteri Israel atas permintaan komentar dari Reuters.

Pangkalan itu hampir ditemukan pada awal Maret setelah media pemerintah Irak mengatakan seorang penggembala lokal melaporkan aktivitas militer yang tidak biasa, termasuk pergerakan helikopter di daerah tersebut.

Pasukan Irak dikirim untuk menyelidiki, tetapi pasukan Israel menggunakan serangan udara untuk menjaga jarak dan mencegah lokasi tersebut ditemukan, kata surat kabar itu, mengutip salah satu sumber.

Jurnal tersebut mengutip pengaduan yang diajukan ke Perserikatan Bangsa-Bangsa pada akhir Maret yang menyatakan bahwa Irak mengatakan serangan itu melibatkan pasukan asing dan serangan udara serta menuduhnya dilakukan oleh AS. 

WSJ mengutip seseorang yang mengetahui masalah tersebut yang mengatakan bahwa Amerika Serikat tidak terlibat dalam serangan itu.

Baca Juga: Vladimir Putin: Perang Ukraina Mulai Mendekati Titik Akhir




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×